Memahami Arti Belajar Daring dan Luring

belajar
FOTO: Ilustrasi Belajar. (Pixabay)

SmartNews, Tapanuli – Masa era New Normal masyarakat Indonesia menjalani aktivitas sehari-harinya seperti biasa. Akan tetapi demi menjaga keselamatan dan kesehatan para siswa dan mahasiswa, sejumlah sekolah dan universitas menerapkan sistem online atau virtual tanpa tatap muka langsung.

Sistem ini juga dikenal dengan sistem pembelajaran daring. Bila dilihat dari KBBI Kemendikbud, daring adalah akronim dalam jaringan, terhubung melalui jejaring komputer, internet, dan sebagainya.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari berbagai sumber, guru, dosen, siswa, dan mahasiswa kini melakukan kegiatan belajar-mengajar secara daring, termasuk pada saat pemberian tugas.

Dengan kata lain, pembelajaran daring adalah metode belajar yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS). Seperti menggunakan Zoom, Google Meet, dan lainnya.

Berbeda dengan daring, sistem pembelajaran luring merupakan sistem pembelajaran yang memerlukan tatap muka.

Menurut KBBI Kemendukbud, luring adalah akronim dari luar jaring (an); terputus dari jejaring komputer.

Contohnya, ketika siswa dan mahasiswa belajar melalui buku pegangan siswa atau mahasiswa dan tenaga pengajar.

Belajar secara daring tentu memiliki tantangannya sendiri. Berbeda dengan luring, kamu bukan hanya membutuhkan suasana di rumah yang mendukung untuk belajar, namun juga koneksi internet yang memadai.

Tetapi, proses pembelajaran yang efektif juga tak kalah penting. Lalu, bagaimana caranya siswa atau mahasiswa dapat belajar daring dengan efektif?

1. Komunikasi antar tenaga pengajar dan murid atau mahasiswa harus berjalan dengan baik pada saat melakukan video call.

2. Aktif dalam berdiskusi baik dengan tenaga pengajar atau teman-teman.

3. Managemen waktu bagi para siswa atau mahasiswa sangat penting. Meski belajar di rumah, pastikan kamu membuat catatan mana saja tugas yang sudah dikerjakan, dan mana tugas yang harus segera kamu selesaikan.

4. Jangan lupa untuk tetap bersosialisasi dengan orang lain, termasuk anggota keluarga di rumah, serta teman-teman sekelas di luar sesi video call untuk mengasah kemampuan bersosialisasimu.

 

Source: Fimela.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *