Waspada Terhadap Orang yang Datang Menanya Alamat

  • Whatsapp
FOTO Tangkapan Layar Menunjukkan Aksi Ketiga Tersangka.

SNT, Penjaringan – Modus tanya alamat, seorang warga menjadi korban begal hape dan terekam kamera pemantau atau CCTV. Belakangan video aksi pelaku beredar di media sosial dan viral.

Kejadian ini pada Kamis pagi (5/11/2020) sekitar pukul 05.45 WIB di Jalan Sukarela Gang 4 Panjaringan, Jakarta Utara.

Dalam aksi begal hape ini, ada tiga orang pelaku telah berhasil diringkus aparat kepolisian Polres Jakarta Utara. Mereka berinisial AA, A dan AD.

Dalam video rekaman CCTV itu, ketiga tersangka dengan mengendarai sepeda motor berhenti tepat di depan korbannya.

Mereka tampak berinteraksi, dan korban menunjukkan arah dengan tangannya. Saat itu, tersangka AD yang berada di tengah boncengan menggunakan helm langsung turun dan membegal korban dengan celurit seraya mengancam korban untuk menyerahkan hape nya, dan pelaku kabur dari TKP.

Ditanya wartawan saat konferensi pers di Polres Jakarta Utara, tersangka AD menyebut hasil penjualan hape tersebut digunakan bermain warnet dan mabuk.

“Saat itu korban sedang duduk di ujung gang, seperti kita dalam video yang viral. Kemudian didatangi oleh tiga pemuda dengan menggunakan kendaraan sepeda motor,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Sudjarwoko.

“Ini modus yang cukup dibilang tren sekarang, yaitu di mana ketiga pemuda berpura-ura menanya alamat. Dua orang turun dari kendaraan kemudian menanyakan alamat. Setelah menanyakan alamat, lalu salah satu di antara ketiga pemuda itu mengeluarkan senjata tajam berbentuk celurit dan mengancam korban dan mengambil handphone milik korban,” ujar Sudjarwoko.

Sementara itu, Kapolsek Penjaringan, Kompol Ardiansyah mengatakan, hasil penyelidikan pihaknya, ketiga tersangka ini sudah tiga kali melakukan tindak kejahatan yang sama.

“Dua kali di Mangga Besar dan yang terjadi di Penjaringan, dengan modus yang sama menanyakan alamat ke masing-masing korban” jelas Ardiansyah.

Kini ketiga tersangka harus meringkuk di kantor polisi untuk mempertanggungjawaban perbuatannya. (t1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *