Diduga Gegara Putus Cinta, Warga Tapsel Ditemukan Gantung Diri

  • Whatsapp
Polisi olah TKP (Foto: Antara)

SNT, Tapsel – Seorang pemuda berinisial RJ (22), nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di rumahnya yang berada di Desa Sisoma, Kecamatan Tantom Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumatra Utara, Kamis (24/12/2020).

Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smaradhana melalui Kapolsek Batang Angkola AKP Yuswanto kepada wartawan membenarkan kejadian bunuh diri tersebut.

Bacaan Lainnya

Yuswanto mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh abangnya bernama Rapindo Napitupulu (24), yang baru pulang kerja sekira pukul 15:00 WIB.

Setibanya di depan rumah, Rapindo melihat pintu dan jendela rumah terkunci. Ia bahkan mendengar musik keras keluar dari speaker.

Rasa penasaran, Rapindo memaksa masuk jendela belakang rumah setelah lama mengetuk-ngetuk pintu jendela namun tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Berhasil masuk ke dalam rumah Rapindo terkejut melihat jasad RJ sudah kaku dengan kondisi tergantung di atas lantai rumah, leher korban terlilit tali nilon hijau.

Korban merupakan anak paling bungsu dari 9 bersaudara. Tinggal bersama ibunya Tuminar Lubis (61) dengan dua saudaranya. Sedangkan, ayah mereka Walden Napitupulu sudah meninggal dunia.

Informasi diperoleh, sebelum ditemukan gantung diri, korban sekira pukul 14:l.00 WIB dikabarkan sempat membeli racun rumput merk DMA-6 seharga Rp33 ribu serta racun keong Tox senilai Rp25 ribu di salah satu toko di Desa Ingul Jae, atau berjarak lebih kurang 500 meter dari rumah korban.

Sebagaimana melansir Antara, saat olah TKP, polisi menemukan dari dapur rumah korban dua jenis racun yang tidak pakai tutup (terbuka). Hape dalam keadaan rusak (pecah).

Ditemukan juga muntahan diduga bercampur racun dari dalam kamar korban beserta gelas plastik berisi campuran cairan racun.

“Keluarga menerima kepergian korban, dan tidak menuntut untuk diautopsi. Diduga karena putus cinta dengan pacarnya,” kata Yuswanto. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *