Kementerian PUPR Alokasikan Puluhan Miliar Membangun Pipa Air Baku dan Preservasi Jalan Nasional di Taput

  • Whatsapp
Kementerian PUPR mengalokasikan dana sebesar kurang lebih 78 milliar untuk pembangunan pipa air baku dan preservasi jalan nasional di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara (Sumut).
Kementerian PUPR mengalokasikan dana puluhan miliar untuk pembangunan pipa air baku dan preservasi jalan nasional di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara (Sumut).

SNT, Taput – Kementerian PUPR mengalokasikan dana sebesar kurang lebih 78 milliar untuk pembangunan pipa air baku dan preservasi jalan nasional di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara (Sumut).

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi (Rakor) dengan Balai Wilayah Sungai Sumatra II (BWSS II) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut Kementerian PUPR, yang dipimpin Bupati Taput, Nikson Nababan di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput, Tarutung, Selasa (27/4/2021).

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Tegas, Wali Kota Sibolga Ancam Copot Pejabat Terkait Jika Tak Tuntaskan Keluhan Pedagang

Dalam rakor ini, BWSS II dan BBPJN Sumut dihadapan Bupati Nikson Nababan, memaparkan pembangunan preservasi jalan nasional, irigasi dan jaringan pipa transmisi air baku.

“Ini harapan semua masyarakat Taput. Jaringan irigasi, drainase jalan provinsi, dan jaringan pipa transmisi air baku untuk air bersih yang cukup bagi masyarakat Taput,” ujarnya.

Baca Juga: Pria Warga Tapteng Tepergok Berbuat Dosa di Kamar Penginapan

“Ini sangat kami tunggu dan berharap secepatnya terealisasi. Karena ini adalah persoalan klasik yang dihadapi masyarakat Taput,” kata Nikson.

Dijelaskan, bahwa program pembangunan irigasi dan preservasi jalan nasional senilai kurang lebih 32 miliar, direncanakan akan dituntaskan depan.

Sementara, jaringan pipa transmisi air baku senilai 46 miliar yang saat ini sedang tahap pembangunan, juga direncanakan akan dituntaskan tahun depan.

Baca Juga: Lantik Kepala Daerah, Edy Rahmayadi: Jangan Bikin Malu Sumut!

Usai pemaparan, Kasi Pelaksanaan BWSS II Herbet Sihite menyampaikan bahwa pembangunan ini akan segera dilaksanakan.

“Tahun ini fokus pada pembebasan lahan dan tahun depan (2022), pembangunan segera dilaksanakan,” jelas Herbet. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *