Lantik Kepala Daerah, Edy Rahmayadi: Jangan Bikin Malu Sumut!

  • Whatsapp
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi melantik delapan kepala daerah di Sumatra Utara (Sumut).
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi melantik delapan kepala daerah di Sumatra Utara (Sumut). (Foto: Tangkapan Layar)

SNT, Medan – Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi melantik delapan kepala daerah di Sumatra Utara (Sumut).

Dalam sambutannya saat melantik, Edy Rahmayadi mengingatkan, agar kepala daerah tidak membuat malu lagi. “Jangan bikin malu Sumatra Utara lagi!” kata Edy saat pelantikan, Senin (26/4/2021).

Bacaan Lainnya

Pelantikan kedelapan kepala daerah tersebut dilaksanakan di lantai 2 kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan dan disiarkan secara langsung dari YouTube Info Sumut yang dikelola Diskominfo Sumut.

Baca Juga: Polisi Gerebek Belasan Pasangan Muda-Mudi di Kos-kosan

Gubsu Edy mengatakan, Sumut ada di posisi dua daerah yang terbanyak bermasalah dengan hukum.

Untuk itu Ia mengingatkan kepala daerah yang baru dilantik tidak menerima suap saat menjabat.

“Saat ini naik lagi kita ke rangking dua persoalan dengan hukum. Hanya ada tiga persoalan, yang pertama jangan memperkaya orang lain dengan nyogok lah, jangan memperkaya diri, jangan mengambil suap, jangan meminta apapun yang bukan hak anda, yang ketiga jangan rugikan uang negara,” kata Edy.

Baca Juga: Kepala BMKG: Publik Lebih Peduli Atta-Aurel Ketimbang Peringatan Cuaca Ekstrem

Dia meminta agar semua kepala daerah yang dilantik ikut melaksanakan hal itu. Edy mengatakan permasalahan yang ada di Sumut harus dilakukan secara bersama-sama.

Edy juga meminta istri dari setiap kepala daerah juga ikut mengingatkan para suaminya. Dia mengingatkan para istri agar tidak banyak meminta kepada suaminya.

“Ibu-ibunya jangan ganggu bapaknya yang tidak benar. Jaga baik-baik bapaknya. Kalau ibu Cory, berarti bapaknya yang menjaga,” ujar Edy.

Baca Juga: KRI Nanggala-402 Dalam Patroli Abadi

Dia mengingatkan kepada kepala daerah yang dilantik untuk loyal kepada dirinya sebagai gubernur.

Dia mengatakan dirinya sebagai gubernur juga loyal kepada Presiden. “Loyalitas, esprit de corps, dan bisa kerja sama. Anda tak ada cerita tak loyal sama Gubernur. Gubernur tak ada cerita tak loyal kepada Presiden karena semua itu sudah diatur,” jelasnya.

Dicontohkannya, hal ini dengan visi misi wali kota maupun bupati yang dia lantik harus sesuai dengan visi misi dirinya sebagai gubernur.

Baca Juga: Pria Ini Tepergok Berbuat Dosa di Kamar Kapal

Disebutkan Edy, visi misi para kepala daerah ini nantinya bakal dicek apakah sudah sesuai dengan visi misi dirinya.

“Contoh, begitu saya lantik ini, anda akan menyusun visi misi anda yang selama anda menjadi calon. Kalian paparkan, sesuaikan dalam RPJMD dan jadikan itu bahan. Waktunya enam bulan harus anda tata dan laporkan ke Sekda (Provinsi Sumut) untuk dikaji, cocokkah,” pungkasnya. (dtc)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *