2 Jenazah Korban Longsor di Tapsel Ditemukan

  • Whatsapp
Upaya Pencarian Korban di Lokasi Longsor Dengan Menggunakan Alat Berat
Upaya Pencarian Korban di Lokasi Longsor Dengan Menggunakan Alat Berat. (Foto: dok_istimewa)

SNT, Tapsel – Dua jenazah korban longsor ditemukan oleh tim pencari di sungai Batang Toru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatra Utara (Sumut), Minggu (2/5/2021).

Penemuan kedua jenazah tersebut dibenarkan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sipirok, dr Firdaus saat dikonfirmasi wartawan. “Benar kedua mayat sudah teridentifikasi,” katanya melansir Antara.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Gubsu, Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut Tinjau Lokasi Longsor di Tapsel

Menurut dr Firdaus, mayat kedua yang ditemukan tersebut adalah perempuan, diketahui bernama Sofyana (12) dan Yasmani Halawa (50).

“Rencana ayahnya Adisman Jaluhu (49) jasad Sofyana dibawa ke Sigala-gala Sosopan, Paluta,” katanya.

Baca Juga: Resletingnya Terbuka Bikin Heboh, Amanda Manopo Minta Maaf

Sedangkan Yasmani Halawa isteri Ainus Waruwu dikabarkan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pangurabaan, Sipirok, atau satu lokasi perkuburan dengan tiga korban terdahulu.

Informasi kedua mayat ditemukan oleh tim, tidak jauh dari lokasi bencana alam tanah longsor di titik R 17 K 4 +100 wek 1 Batang Toru.

Jasad keduanya kemudian dibawa ke RSUD Sipirok, dan masih mudah dikenali. Hanya saja, sejumlah bagian tubuh kedua mayat seperti tangan dan kaki sudah tidak lengkap.

Baca Juga: Gibran Keliling Kembalikan Uang Pungli Zakat Lurah

Dengan ditemukannya kedua mayat tersebut, maka sudah ada lima korban yang ditemukan.
Sebagaimana diketahui, longsor terjadi di sekitar proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru, pada Kamis malam (29/4/2021).

Merujuk pemberitaan cnnindonesia, Director Communication and External Affairs PT North Sumatera Hydro Energy, Firman Taufik mengatakan, awalnya pada pukul 16.00 WIB, banjir lumpur setinggi 50 centimeter terjadi di jalan R17 K4+100 Bridge 6, akibat hujan lebat yang mengguyur lokasi sejak siang hari.

Baca Juga: Orang Masuk ke Tapanuli Tengah Diperiksa

Korban longsor yang ditemukan di Sungai Batang Toru, Tapanuli Selatan. (Foto: dok_istimewa)

Kemudian, karyawan K3 Sinohydro, Dolan Sitompul menemani dua karyawan dari warga negara asing (WNA) sekitar pukul 18.10 WIB mengendarai mobil untuk mengecek dan mendokumentasikan banjir lumpur tersebut.

“Pihak Sinohydro mencurigai banjir lumpur di lokasi ini akan menyebabkan longsor, sehingga pihak mereka perlu mengecek agar dapat menyiapkan alat berat untuk mengatasinya,” kata Firman.

Baca Juga: Gubernur Sumut Minta Kepala Sekolah Tak Berkumis dan Berperut Besar

Setelah mengecek dan mengambil dokumentasi, sekitar pukul 18.20 WIB, terjadi bencana longsor yang langsung menimpa dan menggulung ketiga karyawan tersebut.

Namun, salah satu karyawan yang sempat melihat longsoran berhasil meloncat keluar dari dalam mobil dan menyelamatkan diri, sementara dua rekannya tergulung tanah longsor.

Baca Juga: Soal Keberadaan Ponton Milik SGSR, Bupati Tapteng: Tak Ada Deking-deking, Saya Minta Itu Dibongkar

Longsoran itu kemudian terus meluncur dan menyapu sebuah warung kopi milik Anius Waruwu yang tepat berada di bawahnya. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *