Zona Kuning, Acara Pesta di Tapanuli Utara Sudah Diperbolehkan

  • Whatsapp
Bupati Taput, Drs Nikson Nababan. (Foto: dok_istimewa)
Bupati Taput, Drs Nikson Nababan. (Foto: dok_istimewa)

SNT, Taput – Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara, kini sudah berstatus zona kuning dari kasus COVID-19. Karenanya, kegiatan masyarakat salah satunya yakni pelaksanaan acara pesta yang sebelumnya tidak diperbolehkan, kini sudah diperbolehkan kembali.

Meski demikian, Bupati Taput, Nikson Nababan tetap mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan ketat. “Kesehatan tetap kita prioritaskan, tetapi roda perekonomian harus tetap berjalan. Mari tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Nikson Nababan, Kamis (10/6/2021).

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Warga Humbahas Ini Ngaku Dapat Sabu dari Bandar di Siborongborong Taput

Disebut saat ini berstatus zona kuning, hal itu berdasar tingkat penurunan penyebaran COVID-19 di daerah itu dengan skor: 2,84, dan zona risiko rendah, skor 2,5 sampai 3,0. “Pada zona ini masyarakat dapat beraktifitas di luar rumah dengan menerapkan protokol kesehatan. Tetap jaga jarak jika di dalam dan di luar ruangan,” imbau Nikson.

Sejumlah aktifitas masyarakat tadi antara lain; transportasi publik, tempat pelayanan kesehatan, industri, tempat olah raga, dan lainnya. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Baca Juga: 9 Dusun Masuk Listrik, Warga ke Bupati Taput: Kami Yakin Tuhan Telah Mengutus Bapak

“Kemudian kelompok rentan tetap tinggal di rumah dan kegiatan keagamaan terbatas bisa dilakukan. Dengan ketentuan itu, Taput kembali memperbolehkan pelaksanaan acara adat, pesta dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya dengan tetap mengacu kepada pernyataan Forkopimda Kabupaten Tapanuli Utara tanggal 2 Juli 2020,” tegas Nikson.

Acara adat, pesta dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut;

Baca Juga: EKSTREM, Personil SAR Turun ke Sungai Garoga Menggunakan Tali, Tonton Videonya

Acara adat, pesta dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, dan pelaksanaannya sudah selesai pukul 15.00 WIB. Jumlah yang hadir maksimal 50% dari kapasitas tempat.

Begitu juga dengan kegiatan restoran, rumah makan, kafe, warung, kedai makan minum, angkringan, swalayan, pedagang makanan minuman kaki lima dan tempat makan minum lainnya.

Baca Juga: Ephorus HKBP Dukung Universitas Negeri Berdiri di Tapanuli Raya

Untuk makan minum di tempat sebesar 50% dari kapasitas tempat dan untuk layanan makanan/minuman melalui pesan antar, dibawa pulang diizinkan sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Pelaksanaan kegiatan ibadah juga dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, dengan kapasitas 50%. Begitu juga di tempat-tempat wisata, tetap dapat melaksanakan kegiatan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan kapasitas 50%.

Baca Juga: Peduli Warga Terpapar COVID-19, Ketua PKK Taput Satika Simamora Bawa Bantuan

Sebagaimana diketahui, kasus COVID-19 pada bulan Mei 2021 di Kabupaten Taput mengalami peningkatan. Bahkan ratusan warga di satu dusun di Kecamatan Garoga sempat dinyatakan terpapar COVID-19, membuat dusun tersebut terpaksa dikarantina.   (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *