Peduli Warga Terpapar COVID-19, Ketua PKK Taput Satika Simamora Bawa Bantuan

  • Whatsapp
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora bawa bantuan obat dan gizi serta makanan kepada warga Dusun Hutagurgur Desa Aek Tangga, Kecamatan Garoga, Sabtu (22/5/2021). (Foto: dok_istimewa)
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora bawa bantuan obat dan gizi serta makanan kepada warga Dusun Hutagurgur Desa Aek Tangga, Kecamatan Garoga, Sabtu (22/5/2021). (Foto: dok_istimewa)

SNT, Taput – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora mendatangi Dusun Hutagurgur Desa Aek Tangga, Kecamatan Garoga, Sabtu (22/5/2021) kemarin.

Kedatangan istri Bupati Taput itu untuk melihat langsung kondisi kesehatan warga di sana, yang sedang menjalani isolasi mandiri dampak kasus COVID-19.

Bacaan Lainnya

Dengan memakai alat pelindung diri (APD), Satika Simamora bersama petugas medis dan lainnya membawa bantuan obat, dan vitamin penunjang imunitas bagi warga yang terpapar COVID, maupun yang tidak terpapar.

Baca Juga: Galang Dana Pensiun HKBP, Nikson: Dame Huriam, Satika: Malumma

Warga di sana juga menerima bantuan kebutuhan sehari-hari dari Satika Simamora, yakni, beras, minyak goreng, mi instan, telur serta bahan pokok lainnya, juga masker dan adonan untuk pembuatan Wedang Jahe.

Satika Simamora tampak menyambangi rumah-rumah warga yang terkonfirmasi terpapar COVID-19, maupun bagi warga yang tidak terpapar. Bantuan obat dan makanan yang diserahkan kepada warga di sana sebagai bentuk rasa kepedulian bagi sesama.

Baca Juga: Wedang Jahe Bantuan Satika Simamora Dibagikan ke Warga Hutagurgur

“Bencana Covid-19 ini bukan hanya terjadi di Tapanuli Utara, bahkan dunia mengalaminya. Inilah sebenarnya yang perlu kita sadari sebagai warga negara Indonesia. Bagaimanapun hebatnya pemerintah, jika masyarakat lalai akan imbauan pencegahan penularan Covid dan tidak menyayangi diri kita sendiri, tetap akan fatal akibatnya dimasa pandemi ini,” kata Satika.

“Saran saya sebagai ibu di Tapanuli Utara, kita harus sayangi diri kita dulu dan jaga diri, habis itu baru kita diskusi dengan pemerintah maupun tim gugus cara penanganannya. Karena itu perlu kerja sama yang baik,” jelasnya.

Baca Juga: Istri Bupati Taput Satika Simamora Peduli, Temui Warga Door to Door di Pedesaan

Sebelumnya pada 20 Mei 2021 lalu, Satika Simamora juga telah menyalurkan bantuan wedang jahe dan telur rebus serta minuman penguat imun bagi semua warga Dusun Hutagurgur.

Camat Garoga, Budiarjo Nainggolan yang turut hadir menyampaikan, sebagai tim gugus tugas kecamatan, sebanyak 147 bersama tim kesehatan sudah tracing gugus tugas tiga kali, dan ditemukan warga yang terkonfirmasi penyakit Covid-19, yang sudah menyebar.

Baca Juga: Satika Simamora ke Warga Taput ‘Haholongi Dirim’

“Kita sudah laporkan ke Gugus Tugas di Kabupaten maupun dinas terkait dan kita sarankan isolasi mandiri,” ujarnya.

Budiarjo Nainggolan menjelaskan, untuk pergerakan warga di Dusun Hutagurgur dibatasi guna memutus penyebaran COVID-19.

“Kita batasi dan kita pantau masyarakat. Untuk kebutuhan mereka, kita suplai dan diantar ke tempat yang ditentukan,” jelasnya.

Baca Juga: Tak Terima Ibu Dicekik, Adik Bunuh Abang Kandung di Siborongborong Tapanuli Utara

Sementara itu, Kepala Puskesmas Garoga, Melfa Simanjuntak mengungkapkan, sebanyak 66 warga dari 147 warga di Dusun Hutagurgur, Desa Aek Tangga, Kecamatan Garoga, Taput, dinyatakan telah sembuh setelah selesai menjalani isolasi mandiri selama 14 hari sejak terkonfirmasi positif COVID-19.

“Dari 147 yang terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 66 warga telah selesai menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sembuh,” kata Melfa.

Dia mengatakan, kasus impor COVID-19 dan menciptakan transmisi lokal di wilayah tersebut dan menimbulkan paparan virus COVID-19 atas 147 warga, sebelumnya dialami oleh 2 orang anak berusia 1-5 tahun, 22 orang anak usia 6-12 tahun, 19 orang remaja usia 13-18 tahun, 68 orang usia 19-40, 18 orang usia 41-59, dan 18 orang berusia lebih dari 60 tahun.

Baca Juga: Kasus Bikin Geleng-geleng di Sumut, Mulai dari Tes Antigen Bekas hingga Jual Vaksin Ilegal

Keseluruhan warga yang dinyatakan terkonfirmasi positif hasil tiga kali tes usap dikategorikan sebagai orang tanpa gejala karena tidak menunjukkan gejala dasar yang dialami para korban COVID-19.

“Namun saat ini, sebanyak 66 warga telah dinyatakan sembuh setelah usai menjalani isolasi mandiri selama 14 hari,” kata Melfa.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora bawa bantuan obat dan gizi serta makanan kepada warga Dusun Hutagurgur Desa Aek Tangga, Kecamatan Garoga, Sabtu (22/5/2021). (Foto: dok_istimewa)

Baca Juga: Ephorus HKBP Dukung Universitas Negeri Berdiri di Tapanuli Raya

Jumlah sembuh tersebut menyisakan sebanyak 81 warga lainnya yang masih harus menyelesaikan masa isolasi. “Setiap hari, kita tetap melakukan pengawasan medis kepada seluruh warga, juga pemberian makanan bergizi, serta minuman penambah imun tubuh,” sambungnya.

Melfa berharap seluruh warga terkonfirmasi terpapar tetap melaksanakan protokol kesehatan demi mempercepat kesembuhan dari virus COVID-19.

Baca Juga: Bupati Nikson Terima Sertifikat Indikasi Geografis Kopi Arabika

Turut hadir mendampingi Satika Simamora, Kadis Sosial Rahman Situmeang, Kadis Kesehatan Alex Gultom, Kepala Badan Penanggulan Bencana, Bonggas Pasaribu, Camat Garoga Budiarjo Nainggolan, Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Garoga, Melfa Simanjuntak, personil Koramil, Polsek, Kepala Desa dan rombongan tim medis. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *