Batu Beterangan saat Eksekusi Lahan di Sibolga

  • Whatsapp
Foto: Suasana di Lokasi saat akan Eksekusi Lahan. (dok_istimewa)
Foto: Suasana di Lokasi saat akan Eksekusi Lahan. (dok_istimewa)

SNT, Sibolga – Kericuhan terjadi saat akan dilakukan eksekusi sebuah lahan seluas 5.5665,25 m2 yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut), Jumat (11/6/2021) siang.

Diketahui, lahan tersebut dikuasai selama bertahun tahun oleh pengusaha UD. Budi Jaya. Tempat di atas lahan itu selama ini diketahui digunakan sebagai tangkahan ikan.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan dan Wakilnya Pantas Maruba Lumbantobing, dan Kajari Sibolga, Henri Nainggolan menghadiri eksekusi lahan tersebut. Entah bagaimana kemudian, tetiba saja banyak batu beterbangan dari dalam tangkahan itu.

Baca Juga: Duh, Timnas Indonesia Hancur Lebur di Dubai

Sebagian batu itu mengarah ke posisi Wali Kota Sibolga yang saat itu sedang berada berdiri di dekat tangkahan tersebut untuk melihat langsung proses eksekusi.

Sementara itu, dilihat dalam sebuah tayangan video, Wali Kota Jamaluddin Pohan tampak dipayungi di sana, dan kemudian segera dievakuasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Berdasar pantauan awak media, petugas Satpol PP juga kewalahan untuk melakukan eksekusi. Hingga prosesnya kemudian ditunda beberapa saat.

Baca Juga: Pranatalia Lumbantobing Warga Ketapang Sibolga Dinyatakan Hilang

Bahkan satu unit operator alat berat yang didatangkan untuk membantu eksekusi tak mampu berbuat banyak. Tampak ada warga yang kemudian melakukan pengrusakan terhadap alat berat itu.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi bersama Dandim 0212/TT, Letkol Dadang Alex yang turun ke lokasi kemudian mampu menenangkan situasi hingga kondusif kembali.

Baca Juga: Polisi Gerebek Sebuah Rumah di Sibolga, Warga Tapteng Ditangkap, Temannya Loncat dari Lantai II

Wali Kota Jamaluddin Pohan kepada wartawan mengatakan, pihaknya terpaksa menunda melakukan eksekusi lahan tersebut hingga beberapa waktu ke depan. Keputusan itu diambil atas saran bersama Forkopimda. “Sementara kita tunda dulu, dan semua petugas Satpol kita tarik,” kata Jamaluddin.

Dia juga mengaku sempat terkena lemparan batu pada bagian pundaknya. Meski begitu, Wali Kota menyebut tidak menyerah begitu saja, dan tidak takut untuk mengambil alih lahan tersebut demi kepentingan pembangunan di Kota Sibolga.

Baca Juga: Aset Miliaran Rupiah Eks Bangunan Pasar Sibolga Nauli ke Mana?

Sementara para pelaku pelemparan kata Jamaluddin, dilaporkan ke Polres Sibolga. “Ya kena bagian pundak, tapi saya kan tidak mundur, karena ini demi kemajuan Kota Sibolga, bukan kepentingan pribadi saya. Dan tadi juga ada beberapa petugas Satpol PP yang terkena lemparan, dan mereka akan laporkan itu. Kalau saya tidak lah, mana mungkin saya laporkan rakyat saya,” ungkap Jamaluddin.

Wali Kota juga menyebutkan, pengambilalihan aset Pemko Sibolga tersebut sudah menjadi keharusan, dan bersifat segera untuk kelanjutan program pembangunan serta penataan kota.

Baca Juga: Kepala UPBU FL Tobing Menangkan Sidang Gugatan Perdata Atas Tanah di Bandara Sibisa

Dikatakan, setelah lahan itu dikosongkan, Pemko Sibolga akan membangun pasar modern di tempat itu, serta menjadikan Jalan KH. Ahmad Dahlan Sibolga menjadi jalan lingkar luar mengingat Jalan Sisingamangaraja padat lalu lintas.

Sementara itu, Kajari Sibolga, Henri Nainggolan mengatakan, pihaknya sudah bekerja sesuai dengan aturan mengamankan aset sebagai Jaksa Pengacara Negara bersama Pemerintah Kota Sibolga.

Baca Juga: Alamak! Banyak Alat Kontrasepsi Bertebaran di Pantai Indah Kalangan Tapteng

Katanya, jika pihak tangkahan UD. Budi Jaya merasa memiliki lahan itu dan dibuktikan dengan dokumen lengkap, dipersilakan menempuh jalur hukum. “Bagaimana pun kami mendukung program Pemko Sibolga mengambil alih aset pemerintah, kalau ada pihak yang merasa dirugikan silakan saja tempuh jalur hukum,” katanya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *