Ephorus dan Pendeta Perbaiki Jalan Rusak

  • Whatsapp
Ephorus bersama para pendeta dan penginjil GKPS di Kabupaten Simalungun memperbaiki jalan provinsi yang rusak di Tigarunggu Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara (Sumut), Rabu (16/6/2021).
Ephorus bersama para pendeta dan penginjil GKPS di Kabupaten Simalungun memperbaiki jalan provinsi yang rusak di Tigarunggu Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara (Sumut), Rabu (16/6/2021).

SNT – Ephorus bersama para pendeta dan penginjil GKPS di Kabupaten Simalungun memperbaiki jalan provinsi yang rusak di Tigarunggu Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara (Sumut), Rabu (16/6/2021).

Ephorus GKPS Pdt Dr Deddy Fajar Purba mengatakan, kegiatan gotong royong tersebut adalah gerakan diakonia, merupakan bagian dari kerinduan para pendeta dan penginjil GKPS untuk melayani masyarakat, yang salah satunya terkait kondisi sarana dan prasarana yang mengganggu.

Baca Juga: 7 Bahaya Duduk Terlalu Lama

“Kita bersyukur, Tuhan memberi anugerah bagi pendeta dan penginjil GKPS untuk melaksanakan tugas pelayanan ini,” katanya.

Selain itu, sambung Ephorus, pendeta dan penginjil melakukan gerakan itu atas catatan kecelakaan yang sering terjadi sehingga membuat ketidaknyaman warga.

Baca Juga: Bobby Geram Puskesmas di Medan Tak Miliki Vaksin Rabies

Hal ini menjadi pandangan pendeta dan penginjil untuk mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat Simalungun.

“Melalui gerakan ini kita berharap akan ada upaya nyata dari pemerintah dalam mewujudkan perbaikan jalan ini, sehingga menjadi berkat yang bisa meringankan beban masyarakat khususnya di Simalungun,” ujarnya.

Menurutnya, gerakan ini bukanlah merupakan suatu jawaban yang besar, namun diharapkan bisa menjadikan masyarakat dan pemerintah termotivasi dalam penjagaan dan perbaikan sarana dan prasarana jalan yang kurang bagus.

Baca Juga: Ditangkap Bareng 3 Wanita, Sekda Nias Utara Berharta Rp 20 M

“Kita paham bahwa persoalan sarana jalan ini tidak mudah, dimana saat ini kita masih terbebani Covid-19 yang banyak menyita perhatian pemerintah. Namun demikian, kita berharap ada upaya pemerintah untuk meningkatkan pelayanan dalam pemeliharaan jalan, sehingga menjadi berkat,” katanya.

Disebut, apa yang dilakukan para pendeta dan penginjil ini patut dihargai, dan diharapkan masyarakat tetap saling mendukung kepada rohaniawan, begitu kepada pemerintah.

Baca Juga: Kakek 73 Tahun di Taput Bongkar ‘Memori Galian Batu’

Sementara itu, koordinator aksi Pdt John Winsyah Raja Saragih MTh mengatakan, gerakan ini dilakukan selama 3 hari yaitu pada tanggal 14-16 Juni 2021 di jalan provinsi wilayah Panei Tongah sampai Tigarunggu.

“Bahan untuk pengadaan material bersumber dari kantong pribadi pendeta dan penginjil GKPS yang bertugas di Simalungun ditambah sumbangan dari simpatisan,” pungkasnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *