Siap Amankan Perbatasan RI-Papua, Ini Pesan Pangdam ke Prajurit Yonif 123 Rajawali

  • Whatsapp
Danrem 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel Inf Febriel B Sikumbang bersama Pangdam I/Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Hassanudin Berinteraksi dengan Prajurit Yonif 123/RW. (dok/istimewa)
Danrem 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel Inf Febriel B Sikumbang bersama Pangdam I/Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Hassanudin Berinteraksi dengan Prajurit Yonif 123/RW. (dok/istimewa)

SNT – Komandan Korem (Danrem) 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel Inf Febriel B Sikumbang resmi menutup Latihan Pratugas Satuan Tugas (Satgas) Yonif 123/Rajawali (RW) dalam rangka Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG di wilayah Papua, Jumat (10/9/2021).

Penutupan latihan ini berlangsung di lapangan sepak bola SMA Negeri 8 Pulo Bauk, Desa Labuhan Rasoki, Kota Padangsidimpuan. Turut dihadiri Pangdam I/Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Hassanudin.

Bacaan Lainnya

Pangdam I/BB dalam sambutannya berharap Prajurit Yonif 123/RW yang mengikuti seluruh latihan agar semangat dan tetap kompak.

“Latihan dan pembekalan ini merupakan bekal untuk pencapaian keberhasilan tugas operasi yang akan kalian laksanakan di daerah operasi nantinya,” katanya.

Pangdam I/BB juga berharap keberadaan Prajurit Yonif/123 di Papua nantinya merupakan bagian dari solusi permasalahan sosial yang terjadi di sana, dan bukan sebagai beban masyarakat.

Kepada seluruh Prajurit Yonif 123/RW, Pangdam I/BB menjelaskan, bahwa tugas TNI Angkatan Darat saat ini semakin kompleks dan dinamis, hal ini dikaitkan dengan perkembangan terakhir situasi keamanan di wilayah Papua, khususnya daerah perbatasan yang masih rawan, berupa tindakan ilegal baik penyelundupan barang, narkoba ataupun manusia, dan lintas batas pergeseran patok perbatasan yang masih menjadi keprihatinan tersendiri.

“Di sisi lain yang menjadi permasalahan adalah dengan mudahnya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengubah fungsi daerah perbatasan menjadi jalur transit perdagangan ilegal,” ujar Pangdam.

“Untuk itu kepada seluruh prajurit agar selalu waspada dan jangan pernah ragu dalam melaksanakan tugas guna menegakkan integritas dan menjaga kedaulatan NKRI sesuai dengan prosedur yang berlaku,” pesannya.

Pangdam mengatakan bahwa seorang prajurit yang dibanggakan bukan gaji atau hal lainnya.”Melainkan pengalaman tugas di daerah operasi. Karena itu, persiapkan diri dengan baik dan mampu harumkan nama satuan Yonif 123/RW-Korem 023/KS,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Danrem 023/KS juga memberikan penegasan terhadap Prajurit Yonif 123/RW yang tergabung dalam Satgas.

“Latihan pratugas ini dapat menjadi bekal pengetahuan kalian dalam meningkatkan kemampuan teknis, taktis serta intelijen maupun pembinaan teritorial yang sesuai dengan kebutuhan penugasan guna mendukung kesuksesan operasi RI–PNG. Salah satu tujuan dari pelaksanaan latihan pratugas ini, agar pada saat melaksanakan tugas operasi nantinya kepada seluruh prajurit memiliki kepekaan terhadap segala dinamika perkembangan khususnya di daerah perbatasan Papua,” terangnya.

Tampak hadir acara penutupan Latihan Pratugas ini antara lain, Irdam I/BB, Danrindam I/BB, Asintelkasdam, Asopskasdam, Kabaglat Rindam I/BB, Wali Kota Padangsidimpuan dan Wakil Bupati Tapsel. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *