4 Pelajar SMK di Taput ‘Manakko’ di Toko Ponsel, 2 Orang Melarikan Diri

IMG 20220604 181213
Kedua Tersangka Menjalani Pemeriksaan di Polres Taput.

SNT, Taput – Polisi menangkap dua orang pelajar SMK di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara, karena membobol salah satu toko ponsel di jalan Diponegoro, dan menggasak sejumlah barang berharga.

Kepala Seksi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing mengatakan ada dua pelajar lainnya yang masih dalam pengejaran karena ikut terlibat dalam pencurian tersebut.

Bacaan Lainnya

“Dua dari empat orang pelaku pencurian di toko ponsel milik Andri Bakkara (31) tersebut, berhasil diringkus Sat Reskrim Polres Taput,” ungkap Aiptu Walpon dalam keterangan tertulis diterima, Sabtu (4/6/2022).

Walpon menjelaskan, kedua pelajar SMK yang ditangkap berinisial TM (19) warga Desa Torhonas, Kecamatan Adiankoting dan TH (16) warga Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Taput.

“Penangkapan kedua tersangka dilakukan atas laporan korban ke Polres Taput pada tanggal 2 Juni 2022 lalu, atas pencurian yang terjadi atas dirinya. Dan berdasarkan hasil penyelidikan, Sat Reskrim berhasil mengungkap identitas pelaku, dan akhirnya melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka pada Jumat (3/6/2022) di tempat kos mereka di Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Taput,” terang Walpon.

“Saat dimintai keterangan, kedua tersangka mengakui bahwa mereka melakukan pencurian sebanyak empat orang pada hari Kamis (2/6) sekira pukul 01.30 WIB dini hari,” jelasnya

Walpon menambahkan, dua lagi teman kedua tersangka berinisial RS dan SH, melarikan diri. “Mereka sepakat melakukan pencurian tersebut di tempat kos mereka, dimana mereka berempat adalah sama-sama satu sekolah kelas 11 di Kabupaten Taput,” bebernya.

Dijelaskan lebih lanjut, dari toko ponsel tersebut, tersangka komplotan pelajar ini berhasil mengambil voucher handphone, paket data internet, handphone, assesoris handphone, satu buah handphone Android dan uang Rp300 ribu.

“Saat tersangka ditangkap, polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu buah handphone Android, kartu voucher. Dan saat ini mereka (kedua tersangka masih diperiksa di ruang unit Pidum Polres Taput untuk pengembangan,” tegas Walpon. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *