Aniaya Istri, Jimmi Kemudian Nenggak Racun

  • Whatsapp
Jimmi Simbolon Saat Dievakuasi. (FOTO: dok_lintangnews.com)

Sergai – Entah apa yang merasuki Jimmi Simbolon (40) warga Dusun Blok Nol Jangga, Desa Juhar, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara ini. Setelah membacok Ernita, ia kemudian nekat menenggak racun serangga.

Dilansir lintangnews.com, peristiwa itu terjadi di Dusun Blok Nol Jangga, Desa Juhar, Kecamatan Bandar Khalifah, Minggu (21/10) sekitar pukul 08.30 WIB.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah cek tempat kejadian perkara (TKP) dan menyelidiki motifnya. Pasangan suami istri (pasutri) tersebut telah dibawa warga ke RS untuk dirawat,” kata Kapolsek Bandar Khalifah, AKP Sopian, kemarin.

Kemudian berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan, Jimmi membacok istrinya, Ernita dengan parang dalam kamar. Akibatnya Ernita mengalami luka-luka pada bagian tubuhnya.

Sejumlah warga menyebut, sebelumnya mendengar suara pertengkaran dari rumah Jimmi. Namun mereka saat itu cuek saja.

Namun tak lama kemudian, keributan tiba-tiba sunyi dan terdengar suara minta tolong. Warga pun mendatangi rumah Jimmi, dan melihat percikan darah di lantai rumah.

Saat itu warga minta bantuan ke warga lainnya dan berdatangan ke rumah Jimmi. Selanjutnya mendobrak pintu kamar dan menemukan Ernita sudah tergeletak di lantai dalam kondisi bergelumuran darah dengan luka bacokan.

Oleh warga kemudian membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkari Tebingtinggi untuk dirawat, dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Bandar Khalifah.

Seorang warga Desa Juhar, P Butar Butar (60) mengatakan, usai membacok istrinya, Jimmi berusaha mengakhiri hidupnya dengan meminum racun di dalam rumah.

“Entah kenapa dia (Jimmi) lari ke areal persawahan. Tak lama kemudian, warga menemukannya sudah tergeletak di dalam lumpur dengan kondisi pingsan dan tidak sadarkan diri lagi,” katanya.

Hingga berita ini dilansir, belum diketahui bagaimana kondisi pasutri tersebut. (LN/Int)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *