oleh

Bupati Taput Keluarkan Surat Edaran Terkait Hog Cholera

SmartNews, Taput – Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan mengeluarkan surat edaran, ditujukan kepada camat, kepala desa se-kabupaten Tapanuli Utara, juga kepada majelis gereja di daerah itu.

Surat edaran itu dikeluarkan pada, 11 Oktober 2019 bernomor :900/4291/31.5/X/2019, tentang peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit Hog Cholera pada ternak babi.

Menurut Nikson Nababan, surat edaran itu dibuat, terkait terjadinya wabah Hog Cholera yang menyerang ternak babi di kabupaten Dairi dan Humbang Hasundutan.

Dalam surat itu, ada 6 poin yang disampaikan oleh bupati Taput yakni:

1.Menghimbau kepada masyarakat, pedagang, dan agen ternak untuk tidak memasukkan ternak babi dari luar kabupaten.

2.Menghimbau kepada masyarakat/peternak pada daerah yang belum terjangkit agar melapor kepada petugas untuk dilaksanakan vaksinasi hog cholera pada ternaknya dan pengobatan daerah tertular.

3.Menghimbau kepada peternak supaya menjaga kebersihan kandang dan melaksanakan desinfeksi kandang dan desinfektur.

4.Melarang peternak untuk membuang bangkai ke sungai atau perairan umum, sebaiknya bangkai dibakar dan dikubur sedalam sekira 1 meter dari permukaan tanah.

5.Melarang masyarakat, pedagang dan agen ternak untuk memotong ternak sakit dikomsumsi.

6.Melaporkan kepada dinas pertanian kabupaten Tapanuli Utara melalui petugas peternakan di kecamatan.

Disampaikan juga agar mengenali ciri-ciri jika ada kejadian kematian ternak babi yakni, nafsu makan ternak babi hilang, demam tinggi sampai 41 derajat Celsius, berkerumun disudut kandang seperti kedinginan, diare dan muntah, kejang-kejang, masa inkubasi 6-7 hari, dan biasanya babi mati antara 7-10 hari setelah mulai sakit.

“Demikian surat edaran ini agar dapat disampaikan ke masyarakat. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih,” tulis Bupati Nikson dalam surat edaran itu. (red)

Loading...

Komentar