Field Study Mahasiswa STPK Matauli Pandan di BP3 Belawan dan PT.Central Proteina Prima

  • Whatsapp
Field study sivitas akademika STPK Matauli Pandan di BP3 Belawan, Medan Sumatera Utara. (foto: dok)

SmartNews, Medan – Sivitas akademika Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng) melakukan field study atau studi lapangan, di Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BP3) Belawan dan Charoen Pokphand Medan.

Ketua STPK Matauli, Joko Samiaji, menjelaskan, field trip sivitas akademika tersebut berlangsung 2 hari pada, Senin-Selasa (4-5/11/2019). Tujuannya, untuk memperkenalkan dunia usaha bidang perikanan kepada mahasiswa yang menimba ilmu di STPK Matauli Pandan.

Bacaan Lainnya

“Ini juga sekaligus untuk membangun kerja sama dengan BP3 Belawan dan PT Central Proteina Prima (CPP). Diharapkan, mahasiswa STPK Matauli Pandan nantinya diterima untuk praktik lapangan dan juga magang di sana,” kata Joko Samiaji kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).

Joko menjelaskan, sivitas akademika yang ikut serta dalam field trip tersebut di antaranya, Kaprodi, Irwan Limbong, dan Rodhi Firmansah, serta sejumlah Dosen dan mahasiswa STPK Matauli Pandan.

Pada hari pertama, acaranya berlangsung di BP3 Belawan. Kegiatannya dimulai dengan kuliah umum oleh Kepala BP3 Belawan, Mathius Tiku.

“Mahasiswa kita diberi pemahaman tentang tugas dan fungsi BP3 Belawan, juga diberi kesempatan untuk melihat instrumen-instrumen yang ada di sana, serta mengunjungi tempat binaan perusahaan (tambak udang,red) yang berlokasi di Lubuk Pakam,” ujar Joko.

Tentunya, pengetahuan mengenai instrumen pada kegiatan di sektor perikanan mutlak diperlukan untuk menambah pengetahuan dan mengembangkan wawasan mahasiswa di dunia perikanan.

Mahasiswa juga diberi pemahaman terkait fungsi dan cara pengoperasian instrumen di antaranya, alat navigasi, mesin kapal, kapal perikanan, alat penangkapan ikan, safety equipment dan lainnya.

Joko menambahkan, pihaknya ke depan juga akan membangun kerja sama dengan perusahaan lain bidang perikanan kelautan berstandard nasional dan internasional, sehingga STPK Matauli Pandan benar-benar diperhitungkan.

“Harapan kita, mahasiswa jebolan STPK Matauli Pandan mendapatkan kesempatan kerja yang lebih baik, setelah mereka lulus nantinya,” pungkasnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *