Bupati Taput: Semua Komponen Harus Berupaya Menangkal Radikalisme

  • Whatsapp
Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M. Si diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Parsaoran Hutagalung bersama Dandim 0210/TU, Letkol. Roni Agus Widodo didampingi Kasdim Keles Sinaga menghadiri sosialisai wawasan kebangsaan dan sosialisasi cegah tangkal radikalisme, Jumat (15/11/2019).

SmartNews, Taput – Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M. Si diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Parsaoran Hutagalung bersama Dandim 0210/TU, Letkol. Roni Agus Widodo didampingi Kasdim Keles Sinaga menghadiri sosialisai wawasan kebangsaan dan sosialisasi cegah tangkal radikalisme, Jumat (15/11/2019).

Acaranya dilaksanakan di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan, Tarutung.

Bacaan Lainnya

Hadir para generasi muda, mulai dari pelajar SMP dan SMA/SMK didampingi para guru. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pembinaan teritorial terpadu Kodim 0210/TU.

“Wawasan kebangsaan anak muda belakangan ini sudah menipis, hal ini dapat kita lihat dengan adanya kejadian bom bunuh diri di Poltabes Medan beberapa hari lalu. Perlu langkah serius seluruh Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menangani fenomena ini. Semua komponen harus berupaya untuk menangkal radikalisme. Melalui sosialisasi ini, saya berharap kita semua dapat menjadi fasilitator pengembangan wawasan kebangsaan di lingkungan masing-masing sehingga akar radikalisme dan terorisme yang mulai tumbuh ditengah-tengah masyarakat dapat dikikis,” ucap Asisten I membacakan sambutan Bupati Nikson Nababan.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Dandim 0210/TU beserta jajarannya sebagai pembekalan wawasan kebangsaan dan sekaligus pembentukan karakter para generasi muda Tapanuli Utara,” akhir sambutan Bupati.

Dalam arahan Dandim 0210/TU, diharapkan para generasi pemuda memiliki karakter yang cinta Tanah Air, sehingga mampu bertahan dari pengaruh negatif bangsa lain.

“Penurunan karakter ini terjadi akibat kita sering melupakan sejarah termasuk perjuangan para pendahulu. Anak muda tidak boleh gampang terprovokasi, banyak belajar tentang sejarah sebagai motivasi sehingga kelak dapat menjadi pemimpin hebat yang memiliki karakter. Mari lakukan perubahan mulai dari hal terkecil disekitar kita dan selalu ingat untuk mengucapkan terima kasih,” tegas Dandim.

Pada kesempatan tersebut, Kasdim 0210/TU, Keles Sinaga dalam menyampaikan paparannya dengan materi wasasan kebangsaan dan cegah tangkal radikalisme menjelaskan beberapa hal terkait radikalisme termasuk langkah-langkah dalam menumbuhkan nilai nasionalisme.

Usai menghadiri kegiatan tersebut, Asisten I bersama Dandim 0210/TU, didampingi Uspika Siborong-borong, Sekcam Siborong-borong dan Kepala Desa meninjau pelaksanaan pembinaan teritorial terpadu di Lumban Sangkalan Desa Paniaran, Kecamatan Siborong-borong.

Dalam kegiatan Binter Terpadu ini dilaksanakan beberapa kegiatan antara lain pembuatan Rabat Beton sepanjang 270 m, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)serta bakti sosial pengobatan gratis dan pembagian sembako termasuk pembersihan parit di Desa Simamora dan Desa Hutagalung Siualuompu, Kecamatan Tarutung secara gotong royong bersama warga.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 0210/TU berharap agar seluruh rangkaian kegiatan Binter Terpadu ini akan semakin memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, terkhusus Desa Paniaran dan sekitarnya. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *