Terjadi Pertengkaran di Terminal Sibolga, Awalnya Disuruh Geser Mobil

  • Whatsapp
Foto: Suasana di Terminal Sibolga. (Google)

SmartNews, Sibolga – Pertengkaran terjadi di Terminal Sibolga hingga akhirnya kasus itu dilaporkan ke polisi.

Awalnya kasus pertengkaran itu terjadi lantaran disuruh menggeser mobil dan adanya tercium aroma bau minuman.

Bacaan Lainnya

Jadi, begini ceritanya. Awalnya Efendi HM Hutagalung (50) warga Jalan Patuan Anggi, Kampung Kelapa, Kota Sibolga pada, Jumat (6/11/2019) sore, pukul 15.00 WIB, disuruh Jhon Sianturi untuk menggeser mobil yang ia kemudikan.

Namun saat itu korban mencium aroma minuman keras, Efendi Hutagalung kemudian mengatakan “Bau minuman mulutmu, yang mabuknya kau?,”kata Efendi saat itu.

Saat itu, seorang laki-laki berinisial SHS alias L (27) mengira ucapan Efendi itu dialamatkan kepada dirinya.

“Mengapa abang ngomong seperti itu,” tanya SHS saat itu ke Efendi.

Kapolres Sibolga, AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbaghumas, Iptu R Sormin dalam keterangan tertulis, Rabu (19/11/2019) mengatakan, setelah itu korban mengatakan bahwa ucapan yang disampaikan itu bukan kepada tersangka.

Bukan sama kau aku ngomong, aku ngomong sama si Jhoni,” kata korban saat itu sambil berjalan dengan membawa tas penumpang dari loket.

“Saat korban berjalan, dengan tiba-tiba tubuhnya didorong, sehingga korban jatuh serta kepala membentur dinding terminal yang akibatnya pada bahagian kepala luka dan mengeluarkan darah, sehingga antara korban dengan tersangka SHS terjadi pertengkaran mulut, dan juga tersangka hendak memukul korban, tetapi ditangkis hingga kemudian dipisahkan warga,” terang Iptu Sormin.

Menurut Sormin, kasus itu kemudian dilaporkan oleh Efendi HM Hutagalung ke Polres Sibolga pada, Jumat (6/11/2019) malam.

“Setelah laporan korban diterima polisi, Kasat Reskrim AKP D Harahap memerintahkan Unit Opsnal untuk lakukan lidik dan olah TKP, sehingga pada Senin (11/11/2019) pukul 13.00 WIB, tersangka SHS diamankan dari lokasi terminal bus Sibolga,” jelas Sormin.

Foto: Tersangka (baju merah)

“Tersangka SHS warga Jalan Patuan Anggi, Kampung Kelapa, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga,” sambung Sormin.

Menurut Sormin, aksi penganiayaan itu dilakukan sendiri oleh tersangka terhadap korban yang juga ia kenal selama kurang lebih 7 tahun.

“Alasannya, karena tersangka tersinggung atas ucapan korban yang diduga dialamatkan kepadanya,” jelasnya.

Tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga diduga telah melapas 351 ayat (1) dgn ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *