Puluhan Calon Penumpang di Pelabuhan Sibolga Diduga Peroleh Suket Rapid Test Palsu

  • Whatsapp
FOTO: Ilustrasi Rapid Test. (Net)

SmartNews, Tapanuli – Calon penumpang kapal penyeberangan dari Pelabuhan Sibolga menuju Gunungsitoli Nias, batal berangkat lantaran diduga surat keterangan (Suket) Rapid Test COVID-19 yang digunakan palsu pada Jumat malam (26/6/2020).

Melansir laman hariansib.com, Sabtu malam, calon penumpang yang batal berangkat itu disebut puluhan orang.

Bacaan Lainnya

Salah satu calon penumpang bermarga Zega (50) bersama yang lainnya saat ditemui wartawan di teras gedung terminal baru Pelabuhan Sibolga, Sabtu (27/6/2020), mengatakan, bahwa suket rapid test tersebut mereka peroleh dari agen saat membeli tiket keberangkatan.

“Saat beli tiket di loket agen, Jumat (26/6/2020) siang hari, kami dibawa melakukan rapid test ditandai dengan pengambilan sampel darah dan membayar Rp250 ribu,” kata Zega.

Setelah itu tambahnya, calon penumpang kemudian diarahkan menunggu di pelabuhan, dan sore harinya suket rapid test tersebut diberikan.

“Di loket terminal masuk ke kapal tidak diizinkan karena suket rapid test palsu,” jelasnya.

Saat itu lanjut Zega, puluhan calon penumpang lainnya sudah berada di atas kapal penyeberangan, dan kemudian disuruh turun karena memeroleh suket rapid test diduga palsu tersebut.

Pak Zega bersama calon penumpang lainnya berharap bisa berangkat ke Pulau Nias karena sudah membeli tiket dan membayar rapid test.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sibolga, Augustia Waruwu yang dikonfirmasi wartawan lewat telepon, membenarkan ada calon penumpang yang diduga menggunakan suket rapid test palsu.

Augustia mengatakan, sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat dan pihak yang mengeluarkan suket rapid test tersebut. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *