Ratusan Ekor Ayam Mati Mendadak di Tapanuli Utara

  • Whatsapp
FOTO: Ilustrasi Ternak Ayam. (Net)

SmartNews, Tapanuli – Ratusan ekor ternak ayam milik warga dikabarkan mati mendadak di wilayah Kecamatan Tarutung dan Siatasbarita, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara (Sumut).

Dilansir Antara, Selasa (7/6/2020) ciri penyebab kematian ayam tersebut seperti kehausan, menggigil, hingga feses yang mengapur.

Bacaan Lainnya

“Lebih dari dua ratus ekor ayam dilaporkan mengalami mati mendadak setelah mengalami kondisi seperti kehausan, menggigil, hingga feses yang mengapur,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Taput, Longgos Pandiangan, Selasa.

Longgos menyebutkan, ciri penyebab kematian ternak ayam yang diawali kondisi seperti kehausan hingga feses yang berwarna putih seperti mengapur sangat berbeda dari ciri kematian yang ditimbulkan virus newcastle disease penyebab penyakit tetelo atau penyakit peok pada ternak ayam.

“Setelah berselang tiga hari, ternak ayam langsung mati mendadak dengan ciri penyebab kematian yang masih asing,” katanya.

Lebih lanjut Longgos mengatakan, penyakit tetelo yang menyerang ternak ayam, secara lazim mengakibatkan kondisi jengger jengger berwarna pucat, ayam menjadi lesu, kotoran berwarna kebiruan, dan kepala ayam seperti tengleng.

“Akan tetapi, hal ini beda, ayam terlihat seperti kehausan, namun saat diberikan air minum, justru mempercepat kematiannya,” ujar dia.

Terpisah, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Taput, Rony Hutasoit, mengatakan, pihaknya akan berupaya meneliti penyebab kematian ternak dimaksud.

“Saat musim pancaroba, seperti saat ini, banyak jenis penyakit yang menyerang ternak ayam. Kita belum bisa memastikan penyebabnya sebelum melakukan pembedahan langsung atas ternak yang menjadi korban,” kata Rony.

Rony pun menyarankan, untuk mengetahui penyebab pasti kematian ternak, setiap bangkai ternak ayam mati diminta untuk tidak langsung dibuang, sehingga bisa diteliti melalui pembedahan. (Ant_snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *