Soal Penularan Corona Lewat Udara, Pemerintah Hubungi WHO, Ini Hasilnya

  • Whatsapp
FOTO: Pixabay.

SmartNews, Jakarta – Ramai diperbincangkan mengenai penularan COVID-19 melalui airborne atau udara khususnya di ruangan tertutup.

Terkait hal ini, juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, dr Achmad Yurianto, mengatakan bahwa sebaran COVID-19 melalui udara lebih disebabkan oleh mikrodroplet.

Bacaan Lainnya

“Dari beberapa kali kami mencoba berkomunikasi dengan WHO, sebenarnya kasus ini lebih cenderung disebarkan oleh mikrodroplet,” kata dr Yuri dalam siaran konferensi pers BNPB, pada Jumat (10/7/2020).

dr Yuri menyebutkan, mikrodroplet adalah droplet yang sangat kecil dan bisa bertahan lama di suatu ruangan apabila tempat tersebut sirkulasi udaranya tidak berjalan dengan baik.

Ukuran mikrodroplet yang sangat kecil memungkinkan virus itu beterbangan dan melayang.

“Partikel droplet bisa melayang cukup lama di udara sehingga memungkinkan siapapun yang nantinya berada di ruangan dan tidak menggunakan masker atau mengenakan masker tapi tidak tepat, akan sangat mudah tertular,” jelas Yuri.

Untuk mencegah penularan COVID-19 melalui mikrodroplet di tempat tertutup, selain memakai masker, usahakan area tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik.

Dan jika memungkinkan, gunakan kipas angin atau exhaust fan agar udara yang ada di dalam ruangan secara berkala diganti oleh angin segar dari luar.

“Sekali lagi kami ingatkan pertama upayakan di semua ruang kerja dijamin sirkulasi udaranya baik. Kalau memungkinkan jendela di buka di pagi hari agar udara bisa masuk,” Yuri mengakhiri. (dtc)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *