CEK FAKTA, Keinginan Kuat Bupati Taput Majukan RSU Tarutung, Bahkan Berencana Datangkan Dokter dari Luar Negeri

  • Whatsapp
FOTO: Bupati Taput Nikson Nababan saat Meninjau RSU Tarutung. (Foto: Dok_Istimewa)

SmartNews, Tarutung – Nikson Nababan mengungkapkan sejak dirinya mencalon Bupati Taput, hal yang selalu terngiang dibenaknya adalah bagaimana menciptakan RSU Tarutung menjadi rumah sakit yang memberikan harapan kesembuhan besar bagi pasien yang datang berobat.

Bupati Nikson Nababan menyebutkan, bahwa pasien harus punya keyakinan penuh akan sembuh, juga merasa nyaman ketika sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit plat merah itu.

Bupati dua periode itu pun menceritakan bahwa dimasa kecilnya pernah mengunjungi keluarganya yang pernah dirawat di RSU Tarutung.

“Teringat waktu kecil saya datang mengunjungi keluarga yang dirawat di sini bersama orangtua saya. Rumah Sakit Tarutung ini ramai, saya seperti berkunjung ke kota besar,” ungkap Nikson, Jumat (24/7/2020).

Untuk itulah, Nikson menuturkan akan mengembalikan nuansa itu. “Saya ingin mengembalikan nuansa itu, tetapi dengan kualitas pelayanan yang lebih baik, bahkan setaraf dengan rumah sakit internasional. Ini sebuah mimpi bukan?,” ucapnya.

Dia pun mengaku memiliki niat tulus dan penuh kenyakinan untuk mewujudkan itu.

“Dengan niat dan keyakinan, ini pasti terwujud. Pertama, saya masuk menjadi Bupati, mungkin dokter spesialis menjadi hal yang langka di rumah sakit ini. Saya mencari tahu apa penyebabnya. Ternyata masalah insentif, karena di daerah lain jauh lebih tinggi. Jadi saya putuskan untuk mengambil solusi memberikan insentif setara dengan kota besar, kurang lebih Rp30 juta per bulan,” ungkap Bupati.

Dengan upayanya itu, kini RSU Tarutung sudah memiliki dokter spesialis. “Fasilitas di rumah sakit ini kita benahi dari tahun ke tahun. Saya sangat ingin membangun rumah sakit ini dengan gedung yang memadai dan nyaman bagi pasien, tetapi terhalang sertifikat kepemilikan lahan. Tetapi saat ini titik terang sudah ada. Pihak BPN akan melakukan pengukuran tanah dengan pernyataan dukungan dari ahli waris dan perbatasan (Hombar Balok),” jelasnya.

“Saya lega, dan desaign yang sudah saya pikirkan untuk rumah sakit ini akan segera terwujud. Segala fasilitas pendukung akan kita penuhi, mudah mudahan pandemi Covid-19 segera bisa berlalu,” imbuhnya.

Rumah Sakit Tarutung setaraf dengan rumah Sakit Internasional? Kenapa tidak!

Bupati Taput menjelaskan, setelah pembangunan gedung rumah sakit tersebut, ia memikirkan bagaimana mendatangkan dokter-dokter yang lebih profesional, bahkan dari luar negeri.

“Kita akan mengupayakan membayar insentif mereka seperti yang mereka dapatkan selama ini. Mendatangkan dokter yang lebih senior yang lebih baik juga akan berdampak baik bagi para dokter kita yang telah ada. Mereka akan berbagi ilmu dan pengalaman. Ini akan berdampak baik bagi paramedis kita,” terangnya.

FOTO: Bupati Taput Nikson Nababan saat Meninjau RSU Tarutung. (Foto: Dok-Istimewa)

“Untuk saat ini dalam menghadapi pandemi, saya sudah berusaha keras untuk menciptakan rumah sakit Tarutung ini menjadi rumah sakit yang memenuhi untuk isolasi dan perawatan bagi pasien Covid-19. Ruang Isolasi dengan kapasitas 50 orang sudah kita bangun, segala fasilitasnya seperti ventilator, alat Test Swab, ruangan ber CCTV, AC ruangan untuk mematikan kuman dan fasilitas lainnya yang membuat nyaman pasien Covid-19,” paparnya.

“Saya berpikir, pasien Covid-19 diutamakan nyaman dan tenang dalam perawatan, ditambah dengan pelayanan yang baik dari paramedis. Saat ini pasien Covid-19 sudah 10 orang yang sembuh setelah dirawat di Rumah Sakit Tarutung,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Bupati Taput berharap adanya dukungan dari lapisan masyarakat di daerah itu serta doa untuk mewujudkan cita-citanya tersebut. (pr_snt)

 

Editor: renmor@nk

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *