Pocong Dikejar Anjing di Sulsel, Asli atau Palsu?

  • Whatsapp
Tangkapan layar video viral pocong dikejar anjing di Jeneponto, Sulsel. (Foto: dok. Istimewa)

SNT – Heboh sebuah video rekaman kamera pengawas atau CCTV yang menunjukkan seekor anjing mengejar sosok menyerupai pocong viral di media sosial (medsos). Peristiwa itu dketahui terjadi di daerah Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pemilik CCTV-nya bernama H Karim (55). Ia pun bercerita tentang kemunculan sosok menyerupai pocong tersebut.

Bacaan Lainnya

Karim mengaku, awalnya ia kaget lantaran ada anjing itu tidak henti-hentinya menggonggong, sehingga sempat ia kira menerkam kucing peliharaan.

Dalam rekaman video yang viral itu, tampak seekor anjing berada di hadapan rumah warga. Selanjutnya anjing tersebut mengejar sosok menyerupai pocong yang lewat di seberang jalan depan rumah.

Baca Juga: Pria Ini Curi Motor Parkir di Halaman Masjid

Diduga, anjing tersebut gagal melakukan pengejaran, sebab sosok menyerupai pocong itu melompat-lompat dengan cepat.

“Kemarin dibuka (rekaman CCTV), terus dibuka lagi CCTV, memang pocong,” begitu kata Karim kepada detikcom, Senin (15/2/2021).

Terkait peristiwa itu, polisi pun turun tangan untuk menyelidiki pocong yang lari terbirit-birit dikejar anjing di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) itu.

Baca Juga: Netizen Merinding Lihat Pose Tante Ernie Pakai Tank Top Pink saat Valentine

Polisi ingin memastikan apakah pocong tersebut merupakan orang yang sedang usil (palsu), atau memang pocong asli.

“Nanti kita tindaklanjuti apakah pocong dalam video itu betulan atau cuma ada orang usil,” kata Kapolsek Bianamu Jeneponto AKP Syamsuddin saat dikonfirmasi, Rabu (17/2/2021).

Baca Juga: Jokowi Keluarkan Aturan Penerapan Denda Bagi Penolak Vaksinasi

Syamsuddin mengatakan, dia telah memanggil Bhabinkamtibmas setempat di Kelurahan Balang Beru, Kecamatan Binamu, Jeneponto. Selanjutnya polisi akan bergerak ke lokasi. “Saya panggil dulu Bhabinkamtibmas sama Babinsa untuk sama-sama ke lokasi,” kata dia.

Syamsuddin menerangkan, pihaknya juga akan meminta keterangan terhadap pemilik CCTV, termasuk warga di sekitar lokasi kejadian. “Untuk perkembangan lebih lanjutnya nanti kami sampaikan,” pungkasnya. (rank)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *