Menunggu Gebrakan Polisi Tertibkan Motor Berknalpot Blong di Sibolga

  • Whatsapp
Ilustrasi Kanlpot Blong. (FOTO: Net)

SNT, Sibolga – Beberapa warga di Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut) sudah tak sabar menunggu polisi merazia sepeda motor yang menggunakan knalpot blong karena suaranya bikin bising, sehingga mengganggu kenyamanan dan ketentraman.

Dukungan pun mengalir agar razia sepeda motor berknalpot blong di Kota Sibolga digencarkan oleh polisi.

Bacaan Lainnya

Mantap pak..warga mendukungmu,” tulis Charles *** dalam sebuah komentar di media sosial Facebook, Rabu (24/3/2021).

Dan lebih bagusnya lagi, Kapolres instruksikan disetiap Polseknya turun untuk merazia knalpot racing ini,” tambah netizen lainnya.

Dukungan ini mereka sampaikan terkait pemberitaan SNT hari ini Rabu 24/3/2021). Diberitakan sebelumnya, Polres Sibolga akan melaksanakan razia rutin terhadap sepeda motor yang menggunakan knalpot blong karena suaranya mengganggu kenyamanan dan ketentraman bagi warga di wilayah hukumnya.

Upaya razia knalpot blong terhadap sepeda motor di Kota Sibolga yang akan dilakukan, juga menyikapi adanya keresahan yang dirasakan masyarakat belakangan ini.

“Kita akan segera melakukan razia terhadap sepeda motor yang menggunakan knalpot blong di Kota Sibolga,” kata Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin saat dihubungi Rabu siang (24/3/2021).

Pihaknya ingin agar tidak ada lagi sepeda motor di Kota Sibolga yang menggunakan knalpot blong. Karenanya razia nantinya akan rutin dilaksanakan.

“Namun kalau memang masih berlanjut ada sepeda motor yang menggunakan knalpot blong setelah nantinya kita lakukan razia, maka razia akan terus berlanjut,” ungkap Sormin.

Karenanya mulai hari ini, para pengendara sepeda motor di Kota Sibolga yang masih memakai knalpot blong agar menggantinya dengan knalpot standart demi kenyamanan dan ketentraman masyarakat di daerah itu.

“Kita imbau kepada pengendara sepeda motor agar tidak menggunakan knalpot blong sebab mengganggu kenyamanan dan ketenteraman para orangtua dan masyarakat di Kota Sibolga,” pungkasnya. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *