Viral Rumah Warga Digedor-gedor Sosok Putih Misterius di Sumut

  • Whatsapp
Screenshot video viral sosok putih menggedor pintu warga di Batu Bara. (Dok. Facebook Asty Nirwana)
Screenshot video viral sosok putih menggedor pintu warga di Batu Bara. (Dok. Facebook Asty Nirwana)

SNT – Video yang menunjukkan sosok putih misterius terekam CCTV disertai narasi rumah digedor viral. Peristiwa itu disebut terjadi di Batu Bara, Sumatra Utara (Sumut).

Dilansir detikcom, Jumat (30/7/2021), video itu diunggah oleh akun Facebook Asty Nirwana.

Bacaan Lainnya

Ada dua buah video yang diunggah dan telah dibagikan ratusan kali oleh pengguna facebook lain.

Dalam video itu, terlihat warga menonton rekaman di layar monitor CCTV ruko usaha bahan bangunan.

“Kita dikejutkan sama rumah digedor-gedor jam delapan lewat, terus rumah tetangga aku digedornya jam 05.00 subuh, terus ada lagi tetangga aku juga digedor juga subuh nggak tahu jam berapa ini kita mau lihat siapa pelakunya,” kata si perekam video.

Si pengunggah video itu juga memperlihatkan situasi beberapa orang berkumpul memperhatikan siapa sosok penggedor rumah yang diceritakan perekam video.

Saat rekaman diputar, tampak ada sosok putih berdiri di depan salah satu rumah. “Ya Allah! La haulawala kuwata illa billah. Sumpah guys, aku merinding,” kata suara dalam video itu.

Sosok putih itu tampak beberapa detik dalam rekaman CCTV, dan tiba-tiba menghilang.
Beberapa orang yang menyaksikan sosok putih itu lalu merekamnya dengan gawai.

Pengunggah video, Nirwana Asty, mengaku video tersebut didapatnya dari akun facebook lain yang postingannya sudah dikunci.

Dia mengaku peristiwa itu terjadi di daerah tempat tinggalnya, di Talawi, Batu Bara. “Daerahnya satu daerah sama saya. Di Kecamatan Talawi,” kata Asty.

Asty mengklaim kalau di lokasi tersebut ada rumah warga yang diketok pintunya pada malam hari.

Dia mengatakan, ada tiga rumah warga yang digedor malam-malam, dan menyebut belum ada yang wujud pasti dari sosok putih yang tampak dalam rekaman CCTV yang viral itu.

“Katanya ada kurang lebih tiga rumah warga. Kalau soal CCTV itu belum tahu itu apa wujudnya,” katanya. (dtc/snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *