SNT, Taput – Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Johanson Sianturi bersama Bupati Nikson Nababan dan unsur Forkopimda melepas rombongan petugas penyaluran bantuan ribuan zak semen serta uang tunai untuk memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang melanda Taput, pada Sabtu ((1/10/2022) lalu.
Pelepasan dilaksanakan Jumat (7/10/2022) sore, di Desa Huta Tinggi Kecamatan Parmonangan, Taput.
Posko bencana gempa Taput telah menerima sumbangan yang akan dibagikan sesuai dengan kebutuhan untuk seluruh korban yang mengalami kerusakan rumah sesuai pendataan kepala desa, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah diverifikasi dan divalidasi tim Posko.
“Setiap material dan uang yang sudah diterima akan langsung didistribusikan kepada para korban dampak bencana. Kami berharap bantuan Kapolsek, Camat dan Koramil untukmengawal bantuan tersebut,” kata Johanson Sianturi.
Bantuan semen diangkut menggunakan 10 unit mobil truk yakni Trado 300 zak semen @50Kg, Colt Diesel BB 8253 B, 150 zak semen @40 Kg, Colt Diesel BB 9001 B 200 Zak Semen @40 Kg, Colt Diesel BB 8342 B, 150 Zak Semen @40 Kg, Colt Diesel BB 8184 B, 100 zak semen @50 Kg, Colt Diesel BB 8280 B, 125 zak semen @50 Kg, Colt Diesel BB 8336 B, 125 zak semen @40 Kg, mobil Satpol PP 92 zak semen @50Kg, mobil Perusda BB 8943 BC, 160 zak semen 50 Kg, mobil Satpol PP BB 8271 B, 60 zak semen @50 Kg.
Sementara, bantuan dalam bentuk uang akan dibagi dengan perbandingan besaran bantuan untuk rusak berat, rusak sedang dan ringan (5:2:1) dan masing-masing akan menerima dengan perincian Rp750 ribu untuk rusak berat, Rp300 ribu, rusak sedang, dan Rp150 ribu rusak ringan.
Sebelum kegiatan pelepasan, rombongan juga melakukan pengecekan perbaikan rumah rusak berat terdampak gempa di Desa Huta Tinggi, dimana perbaikannya dilakukan oleh Tiga Pilar.
Adapun rumah tersebut merupakan milik Pantun Taraja, Sriminda Pasaribu, dan Andri Sotarduga Simanjuntak.
Kepala BPBD Taput, Bonggas Pasaribu menerangkan bahwa untuk kecamatan Parmonangan terdapat 276 rumah terdampak gempa dengan perincian rusak berat 12 rumah, rusak sedang 216 rumah, rusak ringan sebanyak 48 rumah.
Secara global, Kadis Perkim Taput, Budiman Gultom menerangkan bahwa adapun jumlah rumah terdampak sebanyak 1.285 rumah di 6 kecamatan. Selain bantuan uang, masyarakat juga akan menerima bantuan berupa sembako dan material bangunan.
Kajari Taput, Suroyo pada kesempatan itu mengatakan agar sumbangan yang terkumpul dan dibagikan sesuai kebutuhan dengan tujuan membantu meringankan beban agar dapat dipergunakan memperbaiki rumah. “Sumbangan yang diterima jangan di lihat dari besarannya,” katanya.
Terkait laporan kerusakan, pihak kejaksaan, kepolisian dan Pemkab Taput akan melakukan peninjauan, pemeriksaan dan verifikasi. Masyarakat juga diminta agar jangan membuat pemberitaan bohong dan menyebarkan informasi hoax karna dapat disangsi pidana.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Bupati Nikson Nababan, Kapolres Taput, AKBP Johanson Sianturi, Dandim 0210/TU, Letkol Inf Hari Sandra, Kajari Taput, Suroyo, Hendra Hutabarat Ketua PN Tarutung, Rudi Sitorus Kakan Satpol PP, Bonggas Pasaribu Kepala BPBD Taput, Budiman Gultom Kadis Perkim Taput, Para Kapolsek, Danramil dan Camat dari 6 kecamatan yang terdampak gempa bumi. (ril)






