oleh

Bocah Asal Badiri ini Belum Melihat Dunia, Tapi Dia Ramah dan Mudah Tersenyum

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Rahmad Lubis bocah berumur 10 tahun yang menderita cacat fisik pada bagian wajah dialaminya sejak Rahmad berumur 2 minggu sejak dilahirkan bundanya. Menurut keterangan ibunya, Rahmad mengalami kelainan pada bola matanya, dan kalau diperhatikan seperti normal.

“Cacat fisik yang dialami anak saya ini awalnya mulai kelihatan sejak umurnya 2 minggu setelah lahir. Lahirnya normal ditangani Bidan. Kalau tidak salah berat badan anak ini 3,5 Kg. Dan ketika kelainan itu muncul, kami pun langsung membawa Rahmad ke Bidan yang menangani dulu, dan kata Bidan Rahmad menderita tumor di kepala. Jadi saya kaget dan kami mencoba menelepon mertua ke Bengkulu, karena mertua saya orang Bengkulu jadi kita di suruh kesana,” kata M Syukur Lubis ayah bocah malang itu.

Kemudian lanjut Syukur, Rahmad dibawa ke Bengkulu untuk berobat, namun pihak rumahsakit didaerah itu tidak mampu menangani dan disarankan agar Rahmad diabwa berobat ke Jakarta ataupun ke Medan.

“Kami disarankan agar Rahmad dirujuk ke rumahsakit Jakarta ataupun ke Medan untuk mengobati anak kami. Karena rumahsakit yang di Bengkulu itu tidak mampu mengobati Rahmad,” tutur Syukur, Sabtu, (20/1/2018) kepada wartawan dikediamannya.

Sementara itu, Lina Marlina, ibu Rahmad Lubis juga bercerita kalau sejak ia ngidam, dia (Lina) tak pernah mengalami hal-hal lain yang berhubungan dengan kehamilannya.

“Waktu saya mengandung Rahmad saya gak ada firasat apa-apa, dan pada waktu melahirkan juga normal, Cuma kaki rahmad agak mengecil dan agak berbentuk huruf O. Dan kemudian orangtua kami mengurut-urut kaki Rahmad dan akhirnya bisa normal berjalan diusianya 2 tahun,” ucap Lina dikediamannya di Lorong II, kelurahan Lopian, kecamatan Badiri, kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu, (20/1/2018) siang.

Terkait kondisi Rahmad Lubis, para tetangga bocah malang ini mengharapkan agar kehidupan Rahmad bisa normal, bisa melihat dan beraktivitas seperti layaknya anak-anak seusianya.

“Kasihan Rahmad tidak pernah keluar rumah hingga diusianya 1o tahun saat ini,” kata para ibu-ibu tetangga Rahmad di kampung itu.

Awak media ini juga sempat mengajak Rahmad mengobrol, namun Rahmad masih kurang lancar berbicara kalaupun awak media mengerti apa yang disampaikan bocah berusia 10 tahun ini. Rahmad juga ramah dan mudah tersenyum. (Job Purba)

 

Komentar