Warga Padangsidimpuan Dihebohkan Selebaran Sesat, Begini Isinya Selebarannya

  • Whatsapp
Selebaran yang diduga menyesatkan yang menghebohkan warga di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Foto/Zia Nasution/sindonews.

Padangsidimpuan – Ada selebaran sesat yang dibagi-bagikan oknum tak dikenal, membuat warga di Kelurahan Wek V, Nusa Indah dan Kampung Darek, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), heboh.

Selebaran itu jumlahnya mencapai ratusan, ditemukan warga di Nusa Indah yang sudah bertabur di badan jalan dan di depan pintu rumah mereka.

Bacaan Lainnya

Di selebaran tersebut berisi kalimat ajakan “Cara sehat tanpa kehilangan akal sehat menuju Surga”.

Dilansir sindonews, di selebaran itu ada juga tertulis pesan, “Para pejalan ke Surga sudah menikmati kasih sayang pemilik Surga. Sewajarnya, berkasih sayang pula mengajak orang lain bergabung dalam perjalanan cuma-cuma Surga itu. Gandakan lah buku mini ini dan berikan kepada rekan yang anda inginkan ia bergabung ke Surga juga”.

Menurut informasi dari warga, selebaran itu sengaja disebarkan oleh orang tak dikenal dengan mengendarai mobil. Mereka menebarkan selebaran itu di jalan dan di depan rumah warga.

Warga yang penasaran dengan selebaran itu kemudian mereka baca. Selebaran itu ditebar ketika warga bersiap-siap mau menjalankan Salat Subuh.

Warga pun sempat berteriak kepada pengendara yang ada di mobil, guna mempertanyakan tujuan selebaran itu. Namun, orang tak dikenal yang ada di dalam mobil itu langsung pergi.

”Kami coba memanggil mereka, namun mereka tidak perduli dan tetap dikendaraan,” ucap warga yang tidak mau menyebutkan identitasnya.

Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, AKP Abdi Abdillah mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus itu. Kuat dugaan, selebaran tersebut untuk mengadu domba masyarakat yang ada di Padangsidimpuan.

”Kami menduga, selebaran ini untuk memprovokasi warga,” tuturnya ketika dihubungi.

Abdi Abdillah menambahkan, OTK tersebut sengaja menebar selebaran itu di sejumlah daerah.

Beruntung, warga di Padangsidimpuan tidak terprovokasi, karena mengetahaui selebaran itu tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Kita berharap kepada masyarakat di Padangsidimpuan, agar tidak terpancing dengan adanya provokasi dari segelintir oknum yang menginginkan perpecahan,” imbaunya. (sn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *