Pusat Bintal TNI Kunjungi Korem 023/KS

  • Whatsapp
Pusat Pembinaan Mental (Bintal) TNI mengunjungi Makorem 023/KS, Selasa (17/9/2019), dipimpin Kolonel Laut (KH) Drs. Ian Heriyawan.

SmartNews, Sibolga – Pusat Pembinaan Mental (Bintal) TNI mengunjungi Makorem 023/KS, Selasa (17/9/2019), dipimpin Kolonel Laut (KH) Drs. Ian Heriyawan.

Kehadiran Bintal TNI untuk memberikan pembinaan mental kepada jajaran Korem 023/KS. Acaranya dibuka Danrem 023/KS, Kol Inf Tri Saktiyono di Aula Gupala Makorem.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini diikuti oleh Anggota TNI dan PNS dari Korem 023/KS, Kodim 0211/TT, Lanal Sibolga serta Satradar 234 Sibolga dan Disjan jajaran Korem 023/KS.

Turut hadir Persit KCK Koorcab Rem 023 pd I/BB dan beserta pengurus, Ketua Jalasenastri, beserta pengurus dan Ketua IKKT beserta pengurus.

Danrem 023/KS Kol Inf Tri Saktiyono mengatakan selamat datang kepada tim safari bintal TNI beserta rombongan di korem 023/KS. kami menyambut dengan tangan terbuka, sebab

“Kami yakin bahwa kunjungan ini memiliki arti penting dan nilai manfaat yang besar sebagai bekal untuk memberikan motivasi kepada prajurit yang ada di wilayah Korem 023/KS,’ ujar Tri Saktiyono.

“Perkembangan ilmu pengetahuan saat ini terutama di bidang teknologi informasi ternyata telah mempengaruhi pola kehidupan masyarakat termasuk prajurit TNI, sehingga mendorong terjadinya pelanggaran,” katanya.

Untuk, lanjut Danrem, sangat diperlukan pembinaan mental. “Oleh sebab itu manfaatkan waktu yang singkat ini dengan seefektif mungkin, serta ciptakan suasana komunikatif dengan menanyakan apabila ada hal-hal yang belum dipahami,” ujar Danrem.

Sementara, Tim Safari Bintal TNI menyampaikan materi tentang cara mewujudkan insan bermental yang tangguh guna menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Bintal merupakan salah satu kegiatan wajib untuk digelar di setiap satuan TNI untuk menumbuhkan semangat juang, loyalitas, dedikasi dan jiwa rela berkorban pada diri masing-masing-prajurit TNI.

“Masalah mental, dapat mewujudkan jiwa nasionalis dan militansi guna menghadapi tugas yang dibebankan kepada setiap prajurit,” ungkapnya.

Berbagai bentuk pelanggaran yang sering dilakukan oleh anggota TNI. Menurutnya, semua itu tidak terlepas dari buruknya mental yang dimiliki oleh prajurit. Faktor yang mempengaruhi sikap dan mental tersebut diantaranya karena pengaruh lingkungan global, kesadaran hukum/aturan yang masih kurang serta fungsi Bintal satuan yang belum optimal.

“Peran strategi mental adalah sebagai motor penggerak pengendalian tingkah laku dan etos kerja prajurit. Kami berharap pembinaan mental terus dilakukan terhadap prajurit TNI agar memiliki mental yang tangguh, mencegah pelanggaran serta meningkatkan kinerja satuannya,” paparnya. (penrem023)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *