VIDEO Detik-detik Pencurian Baliho di Kota Sibolga Terekam CCTV

  • Whatsapp
Pencuri Baliho di Kota Sibolga Terekam CCTV. (Foto: Screenshot)

SmartNews, Sibolga – Aksi seorang pria mencuri baliho dari papan reklame di jalan Suprapto samping stadion Horas Kota Sibolga, Sumatera Utara, terekam kamera pengintai, atau CCTV.

Pemilik papan reklame, Roy Fadly warga Kota Sibolga, menunjukkan video rekaman itu kepada SmartNews, Kamis (27/9/2019).

Bacaan Lainnya

Dalam video tersebut terlihat jelas, bagaimana pelaku memulai aksinya pada, Rabu dini hari (25/9/2019).

Baliho yang dicuri pelaku tersebut merupakan milik bakal calon Wali Kota Sibolga, Darwin Pohan. Oleh Roy Fadly kemudian melaporkannya ke Polres Sibolga untuk mengungkap siapa pelaku pencurian.

Dan tak berlangsung lama, pelaku berinisial AD warga Gang Jongkok, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, berhasil diamankan polisi pada, Rabu malam.

“Iya benar, pelaku sudah diamankan polisi,” kata Kapolres Sibolga, AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin, Jumat (27/9/2019).

Terpisah, Roy Fadly mengatakan, ia merasa kesal karena sudah berulangkali baliho di papan reklame nya itu hilang.

“Sering kehilangan, setiap dipasang, beberapa hari lagi sudah hilang (baliho) nya. Sudah ada 4 kali hilang baliho yang kami pasang, terakhir tanggal 25 itu,” kata Roy.

Karena penasaran untuk mengungkap siapa pelaku pencurinya, Roy pun memutuskan memasang CCTV di sekitaran papan reklame.

“Dari rekaman CCTV itu, AD terlihat membuka spanduk Darwin Pohan yang terpasang di papan reklame milik saya. Saya pun membuat laporan ke Polres Sibolga,” katanya.

Dia mengaku telah menjalin kontrak kerja sama selama setahun dengan Darwin Pohan untuk pemasangan baliho di papan reklame miliknya.

“Saya sebagai pemilik, tentu merasa dirugikan. Hilangnya baliho di papan reklame itu, sama saja merusak kepercayaan dan kerja sama antara saya dan Darwin Pohan (penyewa),” jelasnya.

Dia menjelaskan, tersangka AD mengaku nekat mencuri baliho karena faktor ekonomi. Baliho yang dicurinya itu dijual untuk biaya kebutuhan hidup sehari-hari, dan tidak ada unsur politik.

Sambungnya lagi, pelaku sudah minta maaf dan mengaku salah. Meski merugi, dirinya telah berbesar hati untuk memaafkan pelaku.

“Pak Darwin Pohan pun sudah memaafkan pelaku. Kita akan buat perjanjian dengan AD untuk tidak mengulangi perbuatannya. Saya juga berencana memperkerjakan AD menjadi tukang bongkar pasang baliho,” pungkasnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *