Amin Jemayol Sorot Kondisi Ketiga Bangunan Ini

  • Whatsapp
FOTO: Ketiga Bangunan yang Disorot Amin Jemayol. (Istimewa)

SmartNews, Sibolga – Ketua harian LSM Foal Independent Sibolga-Tapteng, Amin Jemayol menilai Pemkot Sibolga menelantarkan aset-aset berharga yang mampu mendorong kegiatan ekonomi daerah dan masyarakat.

Amin Jemayol berpendapat, jika aset pendorong ekonomi tersebut dioperasikan, maka roda ekonomi masyarakat akan berputar meskipun di tengah masa pandemi Covid-19 saat ini.

Bacaan Lainnya

Amin menyampaikan, aset tersebut di antaranya, gedung Pasar Modern Nauli di kawasan reklamasi pantai di Panomboman, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.

Katanya, bahwa gedung berbiaya Rp3,4 miliar yang bersumber dari APBN 2019 tersebut telah selesai dibangun, bahkan akses jalannya pun sudah dibangun menggunakan APBD 2020 senilai Rp368,5 juta.

“Kita sangat menyayangkan, sampai sekarang gedung tersebut belum dimanfaatkan menjadi salah satu pusat perbelanjaan masyarakat,” ujar Amin Jemayol kepada wartawan di Sibolga, Rabu (15/7/2020).

Amin Jemayol menjelaskan, bahwa pada 2019 lalu, Pemkot Sibolga juga telah membangun gedung mewah bernama Rumah Promosi Produk Industri Kecil Menengah (IKM) untuk sentra makanan dan minuman.

Gedung mewah itu menghabiskan dana hingga mencapai Rp4,2 miliar, bersumber dari APBD Kota Sibolga 2019.
Gedung Rumah Promosi Produk IKM ini beralamat di Jalan Brigjen Katamso, simpang Jalan Marganti Sitompul (dahulu Jalan Bahagia), Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga.

“Tetapi, gedung itu masih terlihat kosong melompong sampai sekarang, tidak ada kegiatan apa pun di situ. Maka tak heran, pembangunannya waktu itu memang terkesan dipaksakan,” jelasnya.

Ironis, ternyata gedung tersebut tidak memiliki lokasi lahan parkir. Terbukti, tak ada lagi ruang yang tersisa, seluruh lahannya habis terpakai untuk mendirikan gedung.

Kemudian Amin jemayol menambahkan, Pemkot Sibolga telah memiliki Gudang Beku Terintegrasi (Integrated Cold Storage) yang hingga kini juga masih terlantar.

Cold Storage berbiaya Rp17,2 miliar ini berada di Jalan Abdul Rajab Simatupang, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

“Kita tidak mengetahui, apakah fasilitas tersebut memang sengaja ditelantarkan. Buktinya, sampai sekarang cold storage itu tidak beroperasi,” kata Amin Jemayol.

Sambungnya lagi, bahwa fasilitas ini sudah diresmikan Direktur PDSPKP KKP RI, Innes Rahmania, sekaligus menyerahkan pengoperasiannya kepada Pemkot Sibolga, pada Senin (28/10/2019) silam.

Kadis Perindag Kota Sibolga, Agung Mariani Barus ketika dikonfirmasi menjelaskan, hingga saat ini gedung Pasar Modern Nauli di kawasan reklamasi pantai di Panomboman, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, belum diserahkan kepada pihaknya untuk dikelola.

“Fasilitas itu dibangun oleh kementerian perindustrian dan perdagangan, meski sudah selesai dibangun, tapi belum diserahkan ke kita,” kata Agung menjawab wartawan, Rabu sore (15/7/2020).

FOTO: Ketua harian LSM Foal Independent Sibolga-Tapteng, Amin Jemayol.

Sementara itu, terkait gedung rumah promosi produk IKM di Jalan Brigjen Katamso yang juga sudah rampung dibangun, saat ini pihaknya terkendala karena dananya direfocussing.

“Kalau rumah promosi, dananya direfocussing, jadi kita coba usulkan nanti. Karena DAK itu kembalikan untuk pembelian, kalau memang sudah bisa nanti kita belikan untuk ruang promosinya,” terangnya.

Sementara itu, Kadis Kelautan Perikanan dan Peternakan Sibolga, Binsar Manalu belum berhasil dikonfirmasi terkait keberadaan Cold Storage berbiaya Rp17,2 miliar, di Jalan Abdul Rajab Simatupang, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Tapteng. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *