Penertiban Motor Berknalpot Blong di Taput Berlanjut

  • Whatsapp
Petugas saat Merazia Kendaraan Warga di Taput. (Foto_dok_ts)

SNT, Taput – Penertiban kendaraan menggunakan knalpot blong di wilayah hukum Polres Taput masih berlanjut, Sabtu (30/1/2021) malam. Hasilnya, petugas berhasil menjaring puluhan sepeda motor.

Kapolres Taput, AKBP Muhamad Saleh melalui Kasubbag Humas, Aiptu Walpon Barinbing menjelaskan, penertiban kendaraan berknalpot blong dilanjutkan karena masih banyak warga di Taput yang tidak peduli dan tidak mau tahu resiko, serta akibat penggunaannya.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dibuktikan bahwa masih banyak masyarakat yang resah, akibat seringnya para pengguna sepeda motor memakai knalpot blong melintas di jalan raya, khusus pada malam hari disaat warga sedang menikmati waktu istirahat.

Baca Juga: Unik, Tandan Pisang di Tapteng Ini Panjangnya Nyaris 3 Meter

“Keresahan warga tersebut menjadi perhatian kita,” kata Walpon Baringbing dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (31/1/2021).

Razia khusus yang dilaksanakan ini dimulai pukul 23.00 WIB hingga Minggu dini hari, dipimpin Kabag Ops Kompol H Sihombing.

Baca Juga: Menengok 4 Desa di Humbahas, Puluhan Tahun Tak Tersentuh Sinyal Ponsel dan Internet

“Ini yang kedua kali kita lakukan. Kalau Minggu kemarin, kita melakukan penertiban di wilayah Tarutung, Siatas barita dan Sipoholon, tim kita berhasil mengamankan 19 unit sepeda motor. Tadi malam juga tim kita berhasil menjaring 10 unit knalpot blong,” ungkap Walpon.

“Semua hasil tangkapan orang dan sepeda motornya kita boyong ke Polres untuk identifikasi surat-surat. Yang surat sepeda motornya lengkap kita pulangkan dengan catatan harus mengganti knalpot menjadi standart di Polres baru bisa pulang,” jelasnya.

Baca Juga: Awalnya Dikira Bermimpi, Janda Muda di Sibolga Nyaris Digituin, Mulutnya Tetiba Dibekap

“Yang surat-suratnya tidak lengkap, motornya kita tahan serta pengendaranya kita periksa untuk mengetahui asal-usul sepeda motor tersebut,” tambahnya.

Walpon mengungkapkan, razia seperti ini akan rutin digelar Polres Taput dengan sistem hunting atau berpindah-pindah tempat.

“Sehingga dengan demikian keresahan dan gangguan ketenangan warga bisa terjawab,” pungkasnya. (ts)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *