SNT – Hipertensi atau tekanan darah tinggi ternyata tidak hanya terjadi pada orang-orang yang berusia lanjut, namun juga mengintai usia produktif. Dan salah satu penyebabnya adalah karena pola hidup yang buruk.
Kalau masalah terus berlanjut, tekanan darah tinggi ini bisa meningkatkan risiko terkena penyakit lain, misalnya stroke hingga penyakit jantung.
Biasanya, untuk menurunkan darah tinggi sebagian besar orang akan mulai rutin mengkonsumsi obat-obatan. Namun, ada beberapa cara lain yang juga bisa membantu menurunkan darah tinggi.
Baca Juga: AMI Awards 2021 Kembali Digelar
Dikutip dari berbagai sumber, berikut cara-cara alami yang bisa dilakukan untuk menurunkan darah tinggi.
1. Menurunkan berat badan
Seiring dengan peningkatan berat badan, potensi darah tinggi juga ikut meningkat. Kelebihan berat badan juga bisa menyebabkan gangguan pernapasan saat tidur (sleep apnea), yang selanjutnya bisa meningkatkan tekanan darah.
Baca Juga: 4 Wanita Diamankan Satpol PP Tapteng, Kesehatan Pria Ini Ikut Diperiksa
Mengurangi berat badan adalah salah satu cara yang paling efektif untuk menurunkan darah tinggi. Secara umum, setiap kilogram berat badan yang turun bisa mengurangi tekanan darah sekitar 1 mmHg.
2. Olahraga teratur
Dikutip dari Mayo Clinic, olahraga teratur selama 30 menit per harinya juga bisa menurunkan tekanan darah sekitar 5-8 mmHg jika memiliki tekanan darah tinggi.
Baca Juga: Wajib Diketahui! Anda Yakin Timun Turunkan Tekanan Darah Tinggi?
Olahraga merupakan kegiatan yang penting dilakukan secara konsisten. Kalau kegiatan itu berhenti, risiko darah tinggi bisa kembali tinggi.
Adapun beberapa olahraga yang cocok dilakukan untuk penderita darah tinggi, yaitu: Jalan kaki, Jogging, Bersepeda, Berenang, Menari.
Baca Juga: Tips Agar Pria Berstamina Tinggi!
3. Konsumsi makanan yang sehat
Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat juga bisa menurunkan darah tinggi. Cara ini bisa menurunkan tekanan darah hingga 11 mmHg pada penderita hipertensi atau darah tinggi.
Beberapa asupan sehat yang harus dikonsumsi, seperti sayuran, biji-bijian, buah-buahan, dan produk susu rendah lemak. Selain itu, mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol.
Baca Juga: Bupati Taput: Kesadaran Masyarakat Harus Meningkat Mematuhi Protokol Kesehatan
Pola makan seperti ini dikenal sebagai diet Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH). Meski tidak mudah, cara ini cukup efektif untuk membantu menurunkan darah tinggi.
4. Berhenti merokok
Potensi darah tinggi bisa meningkat karena merokok. Setiap satu batang rokok bisa meningkatkan tekanan darah selama beberapa menit usai merokok. Selain itu, berhenti merokok juga bisa mengurangi risiko penyakit jantung serta meningkatkan kesehatan. Tenyata tidur yang cukup juga bisa menurunkan darah tinggi lho.
Baca Juga: Oknum Kades Digerebek Tanpa Busana Selingkuh dengan Staf Wanita
5. Tidur cukup
Dikutip dari Medical News Today, tekanan darah bisa turun saat seseorang tertidur. Jika tidak tidur tidak nyenyak, bisa berpotensi meningkatkan tekanan darah alias darah tinggi.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan yang bisa membantu agar bisa tidur dengan nyenyak, seperti:
– Coba atur jadwal tidur
– Menghabiskan waktu bersantai di malam hari
– Berolahraga di siang hari
– Hindari tidur siang
– Buat suasana kamar senyaman mungkin
Baca Juga: Lambat Atasi COVID-19, Bobby Nasution Copot Kadis Kesehatan Medan
Menurut penelitian The Sleep Heart Health Study (SHHS), tidur kurang dari 7 jam atau lebih dari 9 jam sehari bisa meningkatkan kemungkinan hipertensi/ darah tinggi. Sementara itu, jika tidur kurang dari 5 jam, bisa berisiko darah tinggi dalam jangka yang panjang.
6. Kurangi stres
Stres yang kronis ternyata juga bisa menjadi faktor risiko darah tinggi lho. Meski begitu, hal ini masih membutuhkan lebih banyak penelitian lagi.
Baca Juga: Minum Air Putih Campur Garam saat Perut Kosong di Pagi Hari, Ini yang Akan Terjadi
Namun, stres sesekali juga bisa berkontribusi pada hipertensi atau darah tinggi. Ini bisa terjadi jika hal tersebut dilampiaskan pada pola hidup yang tidak sehat, seperti minum alkohol atau merokok.
7. Mengurangi asupan garam
Mengurangi asupan garam juga bisa menurunkan darah tinggi agar menjadi lebih ideal. Sebagai gantinya, bisa mengkonsumsi makanan yang kaya akan potasium, seperti buah, sayur, unggas, hingga ikan.
Baca Juga: Ibu Hamil Dilarang Minum Kopi, Benarkah?
8. Mengkonsumsi dark chocolate
Dark Chocolate mengandung 60-70 persen kakao yang bisa mengurangi risiko gangguan jantung dengan menurunkan risiko darah tinggi dan inflamasi. Manfaat ini didapatkan dari flavonoid yang merawat pembuluh darah dalam tubuh.
9. Kurangi konsumsi makanan olahan
Makanan olahan yang biasanya mengandung terlalu banyak gula, garam, lemak, serta minim nutrisi. Jika ingin menurunkan darah tinggi, sangat disarankan untuk mengganti makanan olahan dengan asupan yang lebih segar dan bernutrisi.
Baca Juga: Sering Makan Sendiri Ternyata Bisa Ancam Kesehatan
10. Konsumsi herba penurun darah tinggi
Beberapa tanaman herbal juga bisa menjadi opsi obat untuk mengatasi darah tinggi. Ini bisa dikonsumsi dalam bentuk suplemen atau diolah dengan resep tertentu. Misalnya seperti:
– Seledri
– Kumis kucing
– Temulawak
– Meniran
– Daun basil
– Jahe
– Rosela
Baca Juga: Makanan Ini Harus Dihindari Penderita Asam Urat
Selain itu, bisa juga mengkonsumsi bawah putih atau ekstraknya. Berdasarkan riset pada 2012 lalu, mengkonsumsi bawang putih bisa menurunkan darah tinggi pada 87 orang responden. Ini disebabkan karena kandungan yang ada di dalam bawang putih yang bisa melebarkan pembuluh darah. (dtc/snt)






