Sempat Dirawat di RSU Sibolga, Pria Tanpa Identitas Ini Meninggal

  • Whatsapp
Jasad pria Tak Dikenal Saat Berada di Ruang Jenazah RSU Sibolga, Jumat, 27 April 2018. FOTO: Dod/Smart News Tapanuli.

Sibolga – Seorang pria tanpa identitas menghembuskan nafas terakhirnya di RSU Dr FL Tobing Sibolga, Kamis, (26/4) sekitar pukul 13.00 WIB setelah sempat menjalani perawatan medis oleh pihak rumahsakit.

Dirut RSU Dr FL Tobing Masrip Sarumpaet melalui Humas nya Tigor Tambunan kepada Smart News Tapanuli menjelaskan, pria berusia antara 35-45 tahun itu awalnya ditemukan oleh pihaknya dengan kondisi lemas di dekat ruang Poli Syaraf RSU Sibolga, Sabtu (21/4) pukul 20.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Tigor menerangkan, pria tanpa identitas itu diduga mengalami gangguan jiwa. Setelah ditemukan oleh petugas medis RSU Sibolga, pihaknya kemudian melakukan tindakan medis untuk menyelamatkan nyawa pria tersebut, namun tidak tertolong.

“Kami sudah melakukan upaya perawatan medis untuk menolongnya selama 5 hari mulai 21-26 April 2018, sebelum ia meninggal dunia. Kita menganggap bahwa secara manusiawi, warga yang kita temukan ini perlu ditangani tindak lanjut oleh dokter kita, maka di opnamelah mulai hari Sabtu 21-26 April 2018 dengan diagnosa sakit paru-paru,” jelas Tigor, Jumat, (27/4).

Tigor mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan dinas sosial untuk penanganan selanjutnya.

“Kita telah koordinasi terhadap pihak Kepolisian dan Dinas Sosial. Jadi kami sesuai aturan masih menunggu 2 x 24 jam kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya supaya melihat langsung keruang jenazah,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, selama hidup, pria tersebut sempat menyebut namanya Musa, tapi itupun belum bisa dijadikan identitas karena tidak ada alat pendukung yang kuat.

“Disebut dia warga Mela, tetapi setelah kita kordinasi dengan perangkat desa Mela II berikut Keplingnya, ternyata setelah dicek kemarin, mereka pastikan bahwa itu bukan warga mereka, tapi sekarang sedang dikomunikasikan dengan Kepala Desa Mela I, mana tau itu warga mereka,” katanya.

Terkait identitas pria tanpa identitas itu, pihak rumahsakit menyampaikan cirri-cirinya.

“Adapun ciri-ciri fisik pria tersebut, antara lain, badan kondisi kurus, rambut agak gondrong, dari segi usia diperkirakan antara 35 sampai 45 tahun,” pungkasnya. (Dod/snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *