Janda Itu Nitip Pesan, Jika Lampu Masih Hidup Pintu Rumah Didobrak Saja

  • Whatsapp
FOTO Suasana Keramaian di TKP. (Tangkapan Layar)

SNT – Seorang janda disampit Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah ditemukan tewas tergeletak di dalam rumahnya, Kamis (29/10/2020). Diduga korban tewas dirampok karena sejumlah perhiasan korban hilang.

Warga di sekitar jalan beringin, Kelurahan Bamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur digegerkan dengan kabar meninggalnya seorang warga diduga dirampok.

Bacaan Lainnya

Korban diketahui bernama Cahaya 66 tahun yang tinggal sendiri di rumahnya. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga Jumat pagi (30/10/2020) saat akan menjual ikan kepada korban.

Namun saat itu tidak ada jawaban dari dalam rumah. Meski pintu sudah diketuk berkali-kali dan dipanggil berulang-ulang. Merasa ada yang janggal, warga tersebut kemudian menghubungi warga lain untuk memeriksa keadaan korban.

Sebab sebelumnya, korban memang pernah berpesan jika lampu rumah tidak dimatikan, agar pintu rumah didobrak saja, sebab kemungkinan ada sesuatu yang terjadi.

“Kebiasan korban biasanya jam 3 sudah bangun biasanya untuk sholat. Trus jam 5 lampu belum mati langsung dibongkar. Korban sendirian di rumah,” kata Nanang Kosim Ketua RT di lokasi kejadian.

Nanang menyebut, perhiasan milik korban yang hilang diperkirakan 100 gram. Polisi yang merima laporan langsung turun ke TKP untuk melakukan penyelidikan.

Dari penyelidikan awal, diduga korban tewas dibunuh oleh perampok. Sebab, sejumlah barang berharga milik korban seperti perhiasan, hilang.

“Bahwa pada sekitar pukul 4.30 WIB subuh, terdengar suara teriakan dan suara seperti benda jatuh, benda berat yang jatuh,” kata Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Abdoel Harris Jakin kepada wartawan di lokasi.

“Dan pada pagi harinya diketahui ada penemuan jenazah, kemudian kami duga yang bersangkutan ini, almarhumah ini adalah korban pencurian dengan kekerasan. Karna ada beberapa barang berharga milik almarhumah yang hilang,” jelasnya.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, polisi membawa jasad korban ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *