Pria di Lampung Penggal dan Arak Kepala Ayahnya, Ngaku Dapat Bisikan Gaib

  • Whatsapp
Ilustrasi. (FOTO: Net)

SNT – Seorang pria warga Lampung Tengah, Lampung berinisial K (25), memenggal kepala ayah kandungnya.
Pelaku K kepada polisi mengaku mendapat bisikan gaib.

“Ya betul (ada kejadian anak penggal dan arak kepala ayah kandung). Kejadiannya kemarin (22/3) siang, pukul 13.00 WIB. Pelaku ini inisialnya K,” demikian kata Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Sunggoro saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (23/3/2021).

Bacaan Lainnya

Kepada polisi, jelas Popon, K mengaku hendak melindungi diri dari sang ayah. Pelaku K menjelaskan bisikan gaib yang dia dapat adalah ayahnya hendak mengirimkan santet kepadanya.

Baca Juga: Curi HP Lalu Dijual Demi Bayar Kontrak Rumah

“Intinya dia mengaku mendapat semacam kaya bisikan atau apa, katanya bapaknya mau nyantet dia. Jadi kenapa dia memenggal kepala bapaknya, karena bapaknya mau nyantet dia. Jadi dia duluin dipenggal kepala bapaknya,” kata Popon.

Dijelaskan Popon, pihak kepolisian mendapat informasi K adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Dan saat ini polisi tengah membuktikan kebenaran dari informasi tersebut dengan mengirimkan K ke rumah sakit jiwa (RSJ).

Baca Juga: Sertijab Pejabat di Pemkot Sibolga, Siapa Saja? Ini Daftarnya

“Belum (dapat dipastikan K seorang ODGJ). Jadi kemarin saya arahkan Pak Kapolsek untuk segera melakukan observasi dulu di RSJ Provinsi Lampung, di daerah Pesawaran,” kata Popon.

Dia mengaku polisi masih mendalami motif pemuda lajang itu memenggal kepala ayah kandungnya, seiring proses observasi kejiwaan K di RSJ.

Baca Juga: Suaranya Bikin Bising, Polisi Tapteng Kembali Tertibkan Motor Berknalpot Blong

Peristiwa pemenggalan ini terjadi di Kampung Sendangrejo, Kecamatan Sendangagung, Lampung Tengah, Lampung.

“Ya pengakuan tersangka (dapat bisikan gaib) itu (masih didalami). Makanya kami kan soalnya tidak ada saksi mata juga, cuma hanya pengakuan tersangka, sedangkan tersangka diduganya ODGJ. Makanya kami belum bisa pastikan dia ODGJ atau tidaknya pun, itu kan kita belum bisa pastikan,” Popon menambahkan. (dtc)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *