Wali Kota Sibolga Pimpin Rapat Mendadak Penanganan COVID-19

  • Whatsapp
Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan memimpin rapat mendadak dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona di Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut), Selasa (6/7/2021) pagi. (Foto: dok_istimewa)
Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan memimpin rapat mendadak dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona di Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut), Selasa (6/7/2021) pagi. (Foto: dok_istimewa)

SNT, Sibolga – Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan memimpin rapat mendadak dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona di Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut), Selasa (6/7/2021) pagi.

Rapat mendadak ini dilakukan menyikapi pemberitaan nasional yang menyebutkan bahwa Kota Sibolga, Sumut, harus melakukan pengetatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro.

Bacaan Lainnya

Jamaluddin menyampaikan, bahwa laporan yang diterima sebelumnya, bahwa Kota Sibolga masih berstatus zona kuning. “Tetapi pemberitaan di media nasional menyatakan Sibolga termasuk untuk pelaksanaan PPKM. Maka dianggap perlu segera mengambil tindakan,” tegasnya.

Baca Juga: Luhut: Tolong Tiru Bupati Nikson Nababan, Selalu Turun ke Dusun-dusun

Wali Kota menambahkan, Kota Sibolga akan mengikuti Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 17 Tahun 2021. “Agar kita semua segera terbebas dari kondisi ini,” ungkapnya usai menghimpun seluruh pendapat peserta rapat.

Rapat ini dihadiri Dandim 0211/TT, Letkol Inf Dadang Alex, dan Kapolres Sibolga AKBP Triyadi.

Keduanya menegaskan, akan melaksanakan operasi Yustisi mulai pagi, siang dan malam.

Baca Juga: Penjelasan Wali Kota Sibolga Soal Kutipan Uang Seragam di Sekolah Unggulan

Dandim dan Kapolres juga meminta Lurah, Kepling, Bhabinsa, dan Bhabinkamtibmas, harus ikut serta bertindak di lingkungan masing-masing. “Panggil, kumpulkan, tegaskan aturan, tidak boleh anggap masyarakat paham. Ini aturan, laksanakan,” tegas Dadang Alex.

Merujuk pemberitaan di laman sibolgakota.go.id keputusan final dalam rapat ini disebutkan disesuaikan dengan Inmendagri Nomor 17 Tahun 2021.

Baca Juga: Anak yang Hilang Cari Durian Tengah Malam di Hutan Ditemukan, Paranormal Menduga Dibawa ‘Homang’

1. Pelaksanaan operasi Yustisi mulai skala lingkungan terkecil oleh Lurah, Kepling, Bhabinsa, dan Bhabinkamtibmas hingga skala Kota Sibolga.
2. Peningkatan fasilitas pelayanan juga keamanan di fasilitas keamanan.
3. Tempat isolasi Wisma Atlet Parombunan diaktifkan kembali, dan melengkapi fasilitas isolasi, termasuk mempersiapkan kerja sama dengan Hotel Dainang sebagai tempat isolasi tambahan.
4. Penutupan kegiatan masyarakat non esensial.

Baca Juga: Fakta Baru Wanita Kehilangan Uang dari Jok Motor di Sibolga

5. Pembatasan kegiatan sosial, termasuk penundaan pesta.
6. Pembatasan kegiatan keagamaan di rumah ibadah.
7. Pembatasan mobilitas pelaku perjalanan.
Rapat ini juga dihadiri seluruh komponen Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sibolga, yakni Sekda M. Yusuf Batubara, para Staf Ahli, Asisten, Pimpinan OPD, beberapa pimpinan instansi vertikal, serta Camat dan Lurah se-Kota Sibolga.

Namun sayangnya, belum diperoleh informasi terbaru berapa banyak kini kasus COVID-19 di Kota Sibolga. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *