Bah! Belum 30 Hari Proyek PEN di Taput Sudah Rusak, Gendut Berkomentar

  • Whatsapp
Kondisi Rabat Beton yang Rusak (Foto: ts)

SNT, Taput – Pekerjaan proyek yang masih berusia satu bulan kembali ditemukan rusak di Kabupaten Taput, Sumatra Utara.

Demikian terlihat pada proyek pembangun jalan rabat beton di Pasar Balairung Pangaribuan, Taput. Panjangnya sekitar 200 meter.

Bacaan Lainnya

Proyek yang sumber keuangannya pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur, dan dikelola oleh Dinas Perundustrian dan Perdagangan Taput, jadinya terkesan sia-sia.

Tentu bukan tak berasalan, sebab rabat beton yang baru selesai pada 23 Desember 2020 yang lalu, sudah rusak karena diduga dikerjakan asal jadi.

Melihat kondisi itu, Gendut Gultom, warga setempat menyayangkan hasil pekerjaan proyek tersebut. Bahu jalan rabat beton tersebut banyak yang sudah terkelupas dan retak-retak. Seakan kekurangan semen hingga batu-batu kecil sebagai campuran, sudah terlihat menganga.

“Kita tidak tahu mana yang salah. Rekanan atau pengawas pekerjaan? Bisa dibilang, pekerjaan ini tidak sesuai spesifikasi,” ketus Gendut Gultom.

Baca Juga: Duh, Sebulan Dibangun Drainase Ini Sudah Rusak
Baca Juga: Batu Diduga Meteor yang Jatuh di Tapteng Sudah di Amerika Serikat, Ini Foto Pemiliknya

Karenanya, Gultom memastikan bangunan rabat beton itu tidak akan mampu bertahan lama. Pasalnya, dari bahu rabat yang sudah rusak, juga didapati bekas sampah plastik yang ikut tercampur saat dikerjakan.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gibson Siregar ketika ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini, membenarkan pekerjaan proyek berada pada dinasnya dengan pagu anggaran ratusan juta rupiah.

“Kita akan cek siapa penyedia jasa dan memerintahkan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) untuk menindaklanjuti agar proyek tersebut segera diperbaiki,” kata dia. (ts)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *