Siswi SMA Ditemukan Menangis di Kamar Hotel, Ngaku Ditiduri Pria Lain

  • Whatsapp
Ilustrasi (Foto: JPNN)

SNT – Seorang anak di bawah umur berstatus pelajar SMA warga Koto Tangah, Padang Sumatra Barat (Sumbar) dilarikan seorang pemuda berinisial FY, akhirnya ditangkap, Kamis (4/2/2021).

“Saat ini pelaku telah kami proses secara hukum dan dilakukan penahanan,” kata Kepala Unit Reskrim Polsek Koto Tangah, Ipda Mardianto di Padang, Kamis.

Bacaan Lainnya

Mardianto mengatakan untuk saat ini pihaknya berfokus untuk memproses dugaan melarikan anak di bawah umur yang dilakukan pelaku. “Sejumlah saksi-saksi sudah diperiksa dan bukti-bukti dikumpulkan,” kata dia.

Pun begitu, lanjutnya kalau ditemukan bukti yang cukup tidak tertutup kemungkinan proses akan dikembangkan ke dugaan perdagangan orang.

Baca Juga: Bill Gates Bakal Redupkan Sinar Matahari, Bagaimana Caranya?

Sebelumnya, kasus ini berawal ketika korban dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Senin (1/2/2021), dan diketahui sedang bersama pacarnya.

Lantaran korban tidak kunjung pulang hingga Rabu pagi, akhirnya keluarga melaporkan kejadian itu ke polisi, serta ke Pemuda Pancasila (PP) Ranting Batang Kabung untuk membantu mencari korban.

“Mendapati laporan dari keluarga itu akhirnya anggota PP memberikan respons, karena ini kan menyangkut perempuan di bawah umur, generasi muda,” kata Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Padang, Roy Madea Oka di tempat terpisah.

Baca Juga: Janda 51 Tahun Dibawa ke Villa, Pria Ini Bilang Lebih Berpengalaman

Anggota PP bersama keluarga kemudian berusaha mencari keberadaan korban, hingga akhirnya diketahui korban berada di sebuah kawasan Jalan Diponegoro, Padang. “Saat ditemukan itu korban menangis di dalam kamar,” kata dia.

Saat itu, korban mengaku usai ditiduri lelaki yang bukan pacarnya pada Selasa malam. Keluarga yang tidak terima dengan kejadian itu berusaha mencari handphone milik korban, dan ternyata berada di tangan FY yang berada di hotel yang sama namun beda kamar.

Usai mengamankan FY, pihak keluarga dan anggota PP lalu memeriksa handphone korban dan didapati percakapan pesan yang berisi transaksi untuk menjual korban.

Baca Juga: 3 Pelajar di Taput Spesialis Pencuri Ternak Ditangkap

Selain itu, juga ditemukan percakapan lain yang berisi transaksi dengan pria lain yang menawarkan dua korban lainnya.

Atas kejadian itu pelaku kemudian diantarkan ke Kantor Polsek Koto Tangah untuk diproses secara hukum.

Pada bagian lain, Pemuda Pancasila Padang berharap pihak terkait menjadikan peristiwa itu perhatian dan jangan sampai terjadi lagi.

“Masalah ini menyangkut generasi muda, maka harus jadi perhatian semua pihak terkait termasuk pemerintah,” pungkasnya. (JPNN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *