Siswi Lulusan SMA Ini Dambakan Untara, ‘Kuliah di Kota Lain Biaya Besar’

  • Whatsapp
Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Taput bersama Sekretaris PWI Bonapasogit, Alfonso Situmorang bincang-bincang santai dengan beberapa siswi SMA soal keinginan pendirian Untara
Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Taput bersama Sekretaris PWI Bonapasogit, Alfonso Situmorang bincang-bincang santai dengan beberapa siswi SMA soal keinginan pendirian Untara. (FOTO: Dok-istimewa)

SNT, Taput – Dalam bincang-bincang santai di salah satu warung jajanan kuliner di kawasan tanggul Aek Sigeaon Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara, siswi yang baru saja menyelesaikan ujian sekolah berbasis nasional (USBN) di salah satu SMA di kota Tarutung ini mengungkapkan keinginan kuatnya untuk menimba ilmu ke jenjang lebih tinggi.

Hal itu diungkapkan oleh siswa bernama Elya Boru Hutabarat (17) saat nimbrung bincang-bincang dengan Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Taput bersama Sekretaris PWI Bonapasogit, Alfonso Situmorang.

Bacaan Lainnya

Elya bercerita, ia bercita-cita ingin menjadi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM). Dia ingin ada universitas di Bonapasogitnya.

Baca Juga: Sabungan Parapat Ungkap Peluang Besar Jika Untara Berdiri

Sebab, kata Elya setelah tamat dari SMA tentu akan kuliah, dan pilihannya pasti merantau. Seperti ke Kota Medan, Riau bahkan sampai ke universitas yang ada di Jakarta.

Bagi Elya, jika hal itu terjadi maka dipastikan akan memerlukan biaya yang tinggi dikeluarkan oleh orangtuanya untuk menyelesaikan pendidikan hingga tamat sarjana.

“Seandainya ada universitas di sini, pasti akan meringankan beban biaya yang akan ditanggung oleh orang tua kita,” ungkap Elya seraya diamini teman temannya, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga: Untara Menuju Gerbang Masa Depan Tapanuli Raya

“Seperti ada kami baca dari berita maupun media di internet, Bupati begitu gencar berupaya mewujudkan Universitas Negeri Tapanuli Raya yang disebut Untara, tentu itu akan meringankan biaya kuliah kami, dan tidak harus jauh jauh merantau untuk kuliah,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Yohana br Sinambela (17) teman Elya. Ayahnya yang berprofesi di swasta berharap agar pendirian Untara segera terwujud, sehingga tidak perlu lagi jauh jauh dari tempat tinggal atau orang tua untuk melanjutkan kuliah.

Baca Juga: Pasutri di Tapteng Dinyatakan Reaktif HIV

“Iya pak, jadi kita tidak jauh jauh dari orang tua, dan kita bisa kuliah dan belajar akan lebih fokus, selain itu kita bisa dipantau orang tua kita,” ungkap Yohana.

Lain lagi dengan lgolia Simorangkir yang bercita cita jadi Kowad. Ia mengaku sangat setuju alasan alasan yang diungkapkan oleh temannya tadi, perihal agar terwujud Untara. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *